Sabtu, 11 Juli 2020 11:49

Warga Terdampak Tol Pandaan-Malang Sepakat Lepas Lahannya

Selasa, 04 Februari 2020 17:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Tuhu Priyono
Warga Terdampak Tol Pandaan-Malang Sepakat Lepas Lahannya
Salah satu bangunan milik warga Madyopuro yang terdampak pembangunan Tol Pandaan - Malang.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Permasalahan uang ganti rugi lahan bangunan warga Madyopuro Kota Malang yang sempat dibawa ke ranah hukum, akhirnya menemui titik temu. Warga dengan panitia pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Pandaan – Malang (Panma) telah mencapai kesepakatan.

Hal ini disampaikan Hendi Sampurna, salah satu warga Madyopuro yang lahan bangunannya terkena dampak pembangungan jalan tol, Selasa (4/1/2020).

Hal senada juga di sampaikan Susianto, selaku Humas PT. Pembangunan Perumahan (PP) sebagai pelaksana proyek jalan Tol Pandaan - Malang - Kepanjen.

“Bahwa pengerjaan proyek Jalan Tol Panma ini sudah tidak ada kendala, dan permasalahan dengan warga telah dapat diselesaikan dengan baik,” tuturnya kepada BANGSAONLINE.com.

“Meski demikian, uang ganti rugi tersebut masih belum memenuhi keinginan warga, yang beberapa waktu lalu melakukan gugatan secara hukum ke pengadilan. Pasalnya, ganti rugi lahan tersebut tidak mengacu kepada Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP). Sehingga warga merasakan bahwa kesepakatan tersebut masih terdapat ganjalan,” ungkapnya.

Hanya saja, lanjut dia, nantinya warga juga mendapat tambahan berupa uang kerokhiman dari panitia. “Ya itulah akhirnya warga dapat menerima, dalam tanda kutip menerima dengan tidak sepenuhnya,” imbuhnya.

Hendi mengungkapkan, sebelumnya ada 34 warga yang melakukan gugatan hukum. Akan tetapi dari 34 warga itu, pecah menjadi dua. “Sebanyak 31 warga akhirnya menerima ganti rugi, namun yang 3 warga tidak mau menerima sampai proses pembangunan tol ini dilakukan,” terangnya.

“Namun karena adanya pertimbangan, dan demi pembangunan jalan tol ini berjalan, mengingat jalan tol ini untuk kepentingan umum, serta panitia pembebasan lahan memberikan tambahan uang kerokhiman, akhirnya 3 warga tersebut mau melepas bangunan rumahnya. Dan hari ini ada satu rumah milik Pak Ahmad Yani yang masih berdiri ini, siap untuk dibongkar atau dirobohkan,” pungkasnya. (thu/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...