Selasa, 31 Maret 2020 23:09

Rangga Sunda Empire Ngaku NU, Kiai Miftah: Sudah Dipecat!

Selasa, 28 Januari 2020 12:44 WIB
Editor: Tim
Rangga Sunda Empire Ngaku NU, Kiai Miftah: Sudah Dipecat!
Inilah surat pemecatan dari DPP JATMI terhadap Rangga Sasana alias Edi Raharjo. foto: bangsaonline.com

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Para kiai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jami'iyah Ahli Thoriqoh Mu'tabaroh Indonesia (JATMI) geram terhadap Rangga Sasana, petinggi Sunda Empire. Karena pria jomblo asal Grinting Brebes Jawa Tengah bernama asli Edi Raharjo itu masih mengaku-ngaku NU dan pengurus JATMI. Padahal ia sudah dipecat sejak tahun 2018 lalu.

“Sudah kami pecat dari JATMI sejak Juli 2018, karena banyak melakukan sesuatu yang tak sesuai dengan JATMI,” kata Drs KH Miftakhul Falah, Sekretaris Jenderal JATMI kepada bangsaonline.com, Selasa (28/1/2020).

Kiai Miftah – panggilan Kiai Miftakhul Falah – menuturkan bahwa Rangga tak layak jadi pengurus maupun anggota JATMI karena tak melaksanakan syariat Islam secara baik. “Contohnya tentang salat lima waktu,” kata Kiai Miftah. Padahal bagi warga JATMI dan umat Islam salat lima waktu adalah wajib.

(KH Miftahul Falah bersama Presiden Joko Widodo dalam suatu acara. foto: istimewa/ bangsaonline.com) 

Selain itu, Rangga juga tak menunjukkan pergaulan yang baik di lingkungan JATMI. Bahkan Kiai Miftah meragukan gelar akaemik yang dibanggakan Rangga. Karena itu, tutur Kiai Miftah, rapat pengurus Dewan Pengurus Pusat JATMI memutuskan memecat Rangga dari JATMI.

Kepada bangsaonline.com, Kiai Miftah lalu menunjukkan surat resmi pemecatan Rangga Sasana dari kepengurusan JATMI. Dalam surat berkop Dewan Pimpinan Pusat Jami'iyyah Ahli Thoriqoh Mu'tabaroh Indonesia (JATMI) itu secara gamblang disebutkan bahwa Rangga Sasana diberhentikan dari kepengurusan JATMI.

Dalam surat bertanggal Jakarta, 16 Juli 2018 itu Rangga Sasana disebut Kiai Ageng. Surat pemberhentian itu menyebut Kepada Yth, Saudara Kiai Ageng Ranggasasana Ginting RT 07/04 Kec. Bulakamba Kab. Brebes (Jawa Tengah).

Dalam surat pembehentian itu ada dua alasan utama DPP JATMI memecat Rangga Sasana. Pertama, Rangga dianggap menampakkan perilaku yang bertentangan dengan kaifiyah Ahli Thoriqoh.

(Rangga Sasana alias Edi Raharjo. foto: kompas)

Kedua, Rangga telah membuat internal organisasi (JATMI) dan eksternal menjadi tidak nyaman bahkan meresahkan.

Surat pemberhentian itu ditandatangani Ketua Umum DPP JATMI KH M Tauhid, Al-Mursyid dan Sekretaris Jenderal DPP JATMI KH Drs Miftakhul Falah.

"Jadi JATMI sudah lama memecat dia, jauh sebelum rame-rame Sunda Empire," kata Kiai Miftah.

Seperti ramai diberitakan, Rangga mengaku pernah menjadi ketua Ansor, Rangga juga mengaku aktif di NU. Bahkan saat Muktamar pada 9-12 2018 di Pondok Pesantren Qur'an Marzuki, Dukuh Salempangan, Pati, Rangga mengaku terpilih menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Jami' Iyyah Ahli Thoriqoh Mu'tabaroh Indonesia (DPP Jatmi).

"Hingga kini masih aktif. Masih pengurus aktif, karena waktu muktamar saya diminta Rais Am terpilih untuk menjadi Ketua Umum, tapi saya memilih Wakil ketua Umum satu-satunya. Karena pada saat muktamar DPP JATMI, calon ketum tujuh orang dicoret semua oleh Rais Am, jadi saya diminta jadi ketua umum, hingga mengubah AD/ART, ada Wakil Ketua Umum (satu-satunya)," klaim Rangga dikutip detik.com.

Seperti diberitakan bangsaonline.com, Kiai Miftah menjelaskan bahwa Rangga adalah orang baru di JATMI. “Saya kenal Rangga waktu Muktamar JATMI. Semua orang (JATMI) kaget kok tiba-tiba masuk JATMI, padahal tak ada yang kenal asal-usulnya,” kata Sekjen DPP JATMI Drs. KH. Miftahul Falah kepada bangsaonline.com, Senin (27/1/2020).

Anehnya, meski banyak yang tak kenal, tapi Rangga Sasana saat itu langsung masuk jadi Wakil Ketua DPP JATMI. Karena itu banyak kiai dan aktivis JATMI heran. Namun Kiai Miftahul Falah mengakui bahwa Rangga memang pintar meyakinkan orang.

“Ya idenya memang aneh-aneh. Tapi ya itu yahanu-yahanu aja,” kata Kiai Miftah. Yang dimaksud yahanu adalah bualan belaka. Karena itu DPP JATMI bertindak cepat memecat Rangga jauh sebelum rame-rame soal Sunda Empire. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...