Rabu, 04 Agustus 2021 05:57

Tiga Korban Laka Maut di Tuban Masih Jalani Perawatan Intensif

Kamis, 16 Januari 2020 22:32 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Tiga Korban Laka Maut di Tuban Masih Jalani Perawatan Intensif
Salah satu dari tiga korban kecelakaan truk trailer vs angkot di Kecamatan Jenu masih menjalani perawatan di RSUD dr. Koesma.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kecelakaan maut truk trailer Vs ankot yang merenggut korban jiwa di Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (15/1) kemarin, masih menyisakan duka bagi para korbannya.

Hingga saat ini, ada sebanyak tiga korban yang masih mendapatkan perawatan secara intensif di RSUD Dr. Koesma Tuban, Kamis (16/1).

Total ada 8 korban yang dirawat di RSUD Dr. Koesma Tuban, yang mana satu di antaranya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sementara tiga korban mengalami luka cukup berat sehingga harus mendapatkan perawatan. Sedangkan, lima korban lainnya sudah diperbolehkan pulang dan dilakukan rawat jalan.

"Ada 8 korban yang masih dirawat di sini, 5 orang rawat jalan dan 3 orang masih rawat inap," ucap Direktur RSUD Dr. Koesma Tuban, Saiful Hadi saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com.

BACA JUGA : 

Dihantam Pikap, Seorang Nenek di Tuban Tewas Seketika

Kecelakaan Maut Libatkan Tiga Truk di Tuban, Satu Sopir Tewas di TKP, Satu Luka-luka

Diseruduk Pikap dari Belakang, Remaja Putri asal Lamongan Tewas di Pantura Tuban

Tabrakan Maut di Jalur Pantura Tuban, Sopir Minibus Tewas, Sopir Truk Kritis

Menurut Saiful Hadi, pihak rumah sakit berupaya secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada para korban. Pihaknya telah melakukan persiapan untuk segera melakukan operasi pada korban. Ketiganya yakni, Moch. Saiqul Kharim (16), Tasri (60), dan Tarsih (65). Ketiganya mengalami patah tulang dan cedera otak ringan. Sementara biaya pengobatan seluruhnya ditanggung oleh pihak jasa raharja.

"Kita sudah memiliki dokter spesialis otak dan saraf, dan dokter otak. Biaya pengobatan semua ditanggung oleh Jasa Raharja, kita hanya melayani sebaik mungkin dan menangani secara maksimal," pungkasnya. (gun/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...