Sabtu, 04 April 2020 22:41

Defisit APBD, Pemkab Pamekasan Optimis Bisa Realisasikan Program

Kamis, 09 Januari 2020 19:55 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Defisit APBD, Pemkab Pamekasan Optimis Bisa Realisasikan Program
Sahrul Munir, Plt Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pamekasan pada tahun 2020 mengalami defisit anggaran sebesar Rp 511 miliar.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Plt Kepala Badan Keuangan Daerah Pamekasan Sahrul Munir yang ditemui di kantornya.

Namun, Sahrul mengatakan bahwa tidak semua defisit itu mempunyai dampak buruk. Apalagi defisit APBD yang terjadi di Pamekasan, masih jauh dari Peraturan Menteri Keuangan.

"Kalau misalkan defisit kita melebihi ketentuan perundangan, tentu laporan kita tidak diterima. Dalam Undang-Undang PMK yang diatur itu kalau untuk menutupinya dengan ngutang, kalau kita kan tidak," jelas Sahrul, Kamis (09/01/20).

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa untuk menanggulangi defisit ABPD tahun 2020 yang terjadi di Pamekasan bukan didapat dari utang. Melainkan ditutupi dengan surplus APBD yang terjadi di tahun 2019.

Dengan demikian, ia menepis persepsi masyarakat yang mengkhawatirkan Pemerintah Kabupaten Pamekasan tidak dapat merealisasikan program yang telah disusun. "Kita tetap optimis, bahwa Pamekasan akan berupaya untuk merealisasikan program yang telah kita susun," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan Fathorrohman menyampaikan, salah satu faktor terjadinya defisit anggaran karena banyaknya usulan yang masuk kepada Pemkab Pamekasan.

Dirinya menilai, lebih tingginya belanja daripada pendapatan bisa berdampak fatal pada realisasi program pemerintah. Dengan defisit itu, dikhawatirkan tidak semua program yang dicanangkan bisa terealisasi.

Namun demikian, dirinya mengungkapkan kekhawatiran itu tidak akan terjadi jika pihak eksekutif kreatif dalam menjaring anggaran dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Terlebih, banyak pos anggaran dari pemprov maupun pemerintah pusat yang bisa digelontorkan ke daerah.

“Pemkab harus jemput bola mencari anggaran di provinsi maupun di pusat,” pungkasnya. (yen/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...