Sabtu, 04 April 2020 18:38

Selain Marbot, 4.117 Guru Ngaji di Bojonegoro Juga Dapat Dana Insentif

Senin, 06 Januari 2020 16:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Eky Nurhadi
Selain Marbot, 4.117 Guru Ngaji di Bojonegoro Juga Dapat Dana Insentif
DAPAT TAMBAHAN: Salah seorang guru ngaji di salah satu TPQ Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Saat ini para guru ngaji mendapatkan dana insentif dari Pemkab.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Bupati Bojonegoro Anna Muawanah selain peduli terhadap marbot atau tukang bersih-bersih masjid di wilayahnya, juga peduli dengan para ustaz-ustazah atau guru ngaji.

Melalui Kabag Kesra Pemkab Bojonegoro, Bupati telah menggelontorkan uang miliaran rupiah untuk disalurkan kepada para ustaz - ustazah. Uang itu sebagai bentuk apresiasi kepada para guru ngaji Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) yang selama ini telah ikut mencerdaskan anak-anak Bojonegoro di bidang ilmu agama Islam.

"Guru ngaji merupakan unjung tombak dakwah Islam, sehingga mereka harus diperhatikan. Sebelum tutup buku 2019 kemarin dana insentif telah kami cairkan," ujar Kabag Kesra Pemkab Bojonegoro Sahari saat dihubungi, Senin (06/01/20).

Dia menyebutkan, ustaz-ustazah yang telah menerima dana insentif melalui rekeningnya masing-masing sebanyak 4.117 orang. Mereka mendapat insentif senilai Rp100 per bulan, dan dicairkan setiap tujuh bulan sekali.

"Selain guru ngaji, pembina majelis ta'lim juga dapat, ada sebanyak 3.231 pembina. Selain itu Modin Perempuan (tukang memandikan jenazah) sejumlah 337 orang. Tetapi untuk majelis ta'lim dan modin dicairkan setahun sekali, sedangkan ustaz dan ustazah tujuh bulan sekali," jelasnya.

Sahari menambahkan, pemberian insentif bagi para marbot, guru ngaji, modin perempuan, serta pembina majelis ta'lim ini merupakan satu dari tujuh belas program Bupati Anna Muawanah yang digembar-gemborkan saat kampanye sebelum Pilkada.

Program ini ternyata bukan isapan jempol belaka. Terbukti, ribuan marbot, maupun guru ngaji telah menerima dana insentif tersebut.

"Terima kasih banyak atas kepeduliannya Ibu Bupati. Sebetulnya kami tidak berharap, tetapi kami telah diberi (diberi dana insentif)," ujar salah satu ustazah di Kecamatan Kanor, Ni'mah.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...