Khofifah Prediksi UMKM dan Infrastruktur di Jatim Tumbuh Pesat di Tahun 2020

Khofifah Prediksi UMKM dan Infrastruktur di Jatim Tumbuh Pesat di Tahun 2020 Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memaparkan refleksi 2019 dan proyeksi 2020 Pemprov Jatim di kantor Gubernur Jatim. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

"Coba bayangkan nanti jika KUR itu berjalan, UMKM tentu tumbuh pesat. Akan banyak pelaku usaha baru yang masing-masing, misalnya, memiliki 2 asisten saja, maka dapat menyerap banyak tenaga kerja dan menekan angka kemiskinan di Jatim," harap Khofifah.

ini juga memprioritaskan infrastruktur di tahun 2020 dengan menjalankan Perpres 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Jawa Timur. Di mana di dalamnya ada 218 proyek dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp 294 triliun. Di antaranya berlokasi di Gerbangkertosusila 77 proyek dengan total Rp 171,4 triliun. 

Lalu Bromo Tengger Semeru 47 proyek dengan kebutuhan anggaran Rp 38 triliun, Selingkar Wilis dan Lintas Selatan 44 proyek dengan kebutuhan anggaran 36,436 triliun, 24 proyek di Selingkar Ijen (Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jember) dengan kebutuhan anggaran Rp 36 triliun dan 26 proyek di Madura dan Kepulauan dengan kebutuhan anggaran Rp 6,5 triliun. 

Pemprov telah membentuk Provincial Project Management Office (PPMO) untuk mengawal pelaksanaannya.

"Awal tahun ini kami akan road show ke kementerian terkait untuk mengawal berjalannya Perpres 80/2019 ini, karena April 2020 nanti sudah dibahas Rencana APBN 2021," pungkas Khofifah.

Dalam refleksi 2019 dan proyeksi 2020 ini juga dihadiri Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Heru Tjahjono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia di Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah, perwakilan BPS Jatim serta para kepala OPD Jatim. (mdr/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO