Belum Rampung, Proyek Saluran Air DPU Gresik Rp 9,3 M Diinjak Ambles

Belum Rampung, Proyek Saluran Air DPU Gresik Rp 9,3 M Diinjak Ambles Wakil Ketua DPRD Gresik Asluchul Alif ketika sidak proyek saluran air di Desa Tanggulrejo Kecamatan Manyar. foto: ist.

Syahrul Munir juga mengungkapkan indikasi bahwa proyek tersebut tidak sesuai dari spesifikasi (spek) yang sudah direncanakan. "Bisa kita lihat berupa tutup U-Ditch di depan rumah warga tidak ditutup secara keseluruhan. Ini jelas membahayakan warga," katanya.

Politikus yang mewakili daerah pemilihan (Dapil) VIII tersebut berjanji segera melakukan komunikasi dengan DPUTR Gresik untuk menuntaskan permasalahan itu.

Kepala DPUTR Gresik, Gunawan Setijadi membenarkan bahwa proyek peninggian jalan Betoyo-Dagang dan saluran air di Desa Tanggulrejo harusnya selesai pada 4 Desember 2019.

"Namun, pelaksana tak mampu menuntaskan pekerjaan sesuai kontrak. Penuntasan pengerjaan terlambat. Ini bukan kami kasih waktu, tapi memang harus diselesaikan," dalihnya.

Menurut Gunawan, PT Berkah Rahmat Sejati selaku kontraktor yang mengerjakan jalan sepanjang 900 meter dengan anggaran sebesar Rp 9,3 miliar ini akan dikenakan sanksi. "Kami akan sanksi berupa denda karena pengerjaan sudah melebihi kontrak. Pihak kontraktor juga akan diberi peringatan. Tapi ini sudah mau selesai, tinggal diperbaiki," pungkasnya. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO