Salah satu Operasi Pasar yang digelar Disdag Surabaya. foto: ist
Ia menyebut, untuk komoditas telur berdasarkan batas atas Harga Acuan Penjualan Konsumen (HPAK) besarannya, Rp 23 ribu per kilogram. Namun, di pasaran, harganya sudah berkisar Rp 24 ribu sampai 25 ribu per kilogram. Sementara Bawang Merah, HPAK mencapai Rp 32 ribu per kilogram. Namun demikian, harga di pasaran masih lebih rendah, yakni Rp 28 ribu sampai 30 ribu per kilogram.
“Meski rendah dari HPAK, tetapi karena trennya naik, maka perlu intervensi dengan melakukan operasi pasar,” paparnya.
Hingga saat ini, jenis bahan kebutuhan pokok penting yang digelontor dalam kegiatan operasi pasar, meliputi telur, bawang merah, daging ayam dan bahan pokok lainnya, seperti minyak curah, karena trennya meningkat.
Wiwiek menambahkan, dalam sekali kegiatan operasi pasar, jumlah komoditas yang digelontorkan meliputi telur sebanyak 50 kilogram, gula 25 kilogram, minyak 60 pcs. Operasi pasar bahan kebutuhan pokok tersebut menyasar warga yang membutuhkan.
“Pak Camat pasti tahu wilayah mana yang perlu dilakukan operasi pasar, terutama di kampung-kampung,” terangnya.
Dalam sehari, Dinas Perdagangan melakukan operasi pasar di dua titik lokasi dalam satu kecamatan. Kegiatan operasi pasar rencananya diselenggarakan di 31 Kecamatan. Pasokan bahan kebutuhan pokok dalam operasi pasar akan ditambah mendekati Hari Raya Natal dan Tahun Baru. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




