Rabu, 16 Juni 2021 05:42

Satu Warga Tersengat, Damkar Kabupaten Blitar Evakuasi Tawon Vespa dari Atap Kamar Mandi

Kamis, 05 Desember 2019 18:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Satu Warga Tersengat, Damkar Kabupaten Blitar Evakuasi Tawon Vespa dari Atap Kamar Mandi
Petugas Damkar Kabupaten Blitar saat mengevakuasi sarang tawon ndas atau tawon vespa di atap kamar mandi warga Desa Gledug, Sanankulon, Kabupaten Blitar, Kamis (5/12/2019).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar mengevakuasi sarang tawon ndas atau tawon vespa di atap kamar mandi warga Desa Gledug, Sanankulon, Kabupaten Blitar, Kamis (5/12/2019). Petugas terlihat mengenakan pakaian pelindung lengkap saat mengevakuasi sarang tawon sebesar kepala orang dewasa tersebut.

"Tadi kami menerima telepon dari pemilik rumah untuk mengevakuasi sarang tawon. Pemilik rumah sebenarnya hendak membersihkan sendiri, namun tidak memiliki peralatan lengkap sehingga memanggil kami," terang Kasi Penanggulangan Bencana Kebakaran, Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo.

Informasi yang diterima, tawon vespa itu berada di rumah Edi Sunarto (47). Pemilik rumah ternyata juga sudah pernah menjadi korban sengatan tawon tersebut, saat hendak membersihkan sarang tawon.

Awalnya, pemilik rumah menemukan sarang tawon menggantung di belakang rumah. Edi sempat mencoba menghilangkan sarang, namun disengat. Merasa tak mampu, ia lalu memanggil petugas pemadam kebakaran.

BACA JUGA : 

Balap Liar di Sekitar Bendungan Jegu, Ratusan Pemuda Diamankan Polisi

Berhenti di Traffic Light, Minibus Berpenumpang Bayi 2 Bulan Tertimpa Pohon

Ditukar dengan ATM Kosong, Sales di Blitar Kuras Uang Temannya Sendiri

Pelat Nomor Kendaraan Tertinggal di TKP, Pelaku Tabrak Lari di Blitar Terungkap

Begitu tiba di lokasi, petugas pemadam kebakaran melakukan survei. Kemudian dua orang petugas menggunakan pakaian khusus memanjat tangga yang telah disiapkan sambil membawa sebuah karung.

Dengan cepat, petugas lalu membungkus sarang tawon vespa tersebut dengan karung. Begitu terbungkus, sarang tawon itu lalu dijauhkan dari lokasi. "Kami pastikan tawon ndas tidak mengganggu warga yang lain," tutup Tedi.

Untuk diketahui, tawon jenis ini sebelumnya juga diberitakan mengganggu beberapa daerah provinsi Jawa Tengah. Tawon ndas ini dirasa meresahkan karena menyerang warga di sekitar sarangnya berada. (ina/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipan...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...