Minggu, 29 Maret 2020 19:33

BPJS Kesehatan Mojokerto Kenalkan Program Rujuk Balik

Minggu, 01 Desember 2019 17:45 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Rochmad Aris
BPJS Kesehatan Mojokerto Kenalkan Program Rujuk Balik
Tim Program Rujuk Balik BPJS.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Guna meningkatkan mutu layanan dengan menggunakan sistem kendali mutu dan kendali biaya, BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto duduk bersama dengan Tim Teknis Kendali Mutu Kendali Biaya.

Pada Pertemuan rutin BPJS Kesehatan bersama Tim Teknis Kendali Mutu dan Kendali Biaya beserta anggota hari ini, membahas mengenai Optimalisasi Program Rujuk Balik (PRB).

“Pencapaian PRB akan bagus apabila terdapat komitmen dari manajemen rumah sakit. Manajemen rumah sakit juga paham bahwa Program Rujuk Balik merupakan indikator mutu dalam Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP),” ucap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Dina Diana Permata, Ahad (1/12).

Optimalisasi PRB bertujuan menghasilkan pelayanan yang efektif dan efisien di fasilitas kesehatan sehingga juga berdampak pada keberlanjutan Program JKN-KIS.

Ketua Tim Teknis KMKB, Dhani Tri Wahyu Nugroho, mewakili seluruh anggota TKMKB menyampaikan dukungan terhadap program rujuk balik dengan ikut menyosialisasikan kepada seluruh Komite Medis RS. Selanjutnya, Komite Medis berperan menyosialisasikan Program Rujuk Balik kepada DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pasien) yang terkait, dengan harapan program rujuk balik ini dapat berjalan dengan optimal.

Di sisi lain, Ketua Tim Koordinasi KMKB yaitu Lutfi Rakhman mengatakan bahwa untuk mendukung pelaksanaan PRB di wilayah Kantor Cabang Mojokerto, dirinya berkoordinasi dengan kolegium mengenai penentuan kriteria penyakit kronis stabil yang dapat dirujuk balik ke FKTP.

“Sudah ada kriteria stabil dari kolegium penyakit dalam, paru dan saraf untuk diagnosis diabetes mellitus, hipertensi, asma, PPOK, epilepsi dan stroke. Kriteria stabil tersebut dapat dijadikan pedoman di wilayah BPJS Kesehatan Mojokerto dalam menentukan pasien tersebut dapat di-PRB-kan atau tidak,” pungkasnya.

Pelaksanaan PRB yang baik sejalan dengan misi BPJS Kesehatan yaitu meningkatkan kepuasan peserta dan menjaga kesinambungan finansial program Jaminan Kesehatan. PRB dapat meningkatkan kepuasan peserta karena akan mendekatkan layanan kepada peserta.

Dengan PRB, peserta JKN KIS tidak perlu lagi antri di Rumah Sakit, cukup mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta apotek rujuk balik. (ris/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...