Kamis, 13 Agustus 2020 13:06

Ungkap Data Radikalisme Mahasiswa Unej, Ketua LP3M Langsung Dicopot

Rabu, 27 November 2019 13:11 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Ungkap Data Radikalisme Mahasiswa Unej, Ketua LP3M Langsung Dicopot
Akhmad Taufiq, Eks Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unej yang baru saja dicopot.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Gara-gara ungkap data mahasiswa yang terpapar radikalisme di Universitas Jember, Akhmad Taufiq dicopot dari jabatannya sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unej. Akhmad Taufiq langsung digantikan oleh Bambang Sujanarko yang juga menjabat sebagai Dosen Fakultas Teknik Unej. Serah terima jabatan Taufiq dilakukan Rabu (27/11/2019), sekitar pukul 8 pagi tadi di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Unej.

Diketahui sebelumnya, Taufiq yang juga seorang dosen di FKIP Unej merupakan narsum di acara "Strategi Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Kekerasan Esktrimisme di Dunia Pendidikan dan Media Sosial", sepekan yang lalu.

Dalam paparannya, Taufiq menyebutkan hasil pemetaan terhadap mahasiswa yang hasilnya diketahui, ada 22 persen dari 15.567 mahasiswa Unej terpapar paham radikalisme.

Namun apakah pencopotan jabatan Taufiq itu ada kaitannya dengan paparannya yang dilakukan pada acara forum dialog tersebut? Rektor Unej Moh. Hasan saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, enggan untuk memberikan alasan. Dirinya mengaku hasil pemetaan itu untuk konsumsi internal.

"Saya lihat di media luar biasa narasi-narasinya (Taufik). Kami minta hal itu untuk dirahasiakan, karena perintah itu untuk pertimbangan dan kami pakai untuk langkah pemetaan," kata Hasan saat dikonfirmasi usai sertijab.

Namun demikian, lanjut Hasan, dengan adanya pernyataan informasi tersebut, pihaknya sudah melakukan langkah dengan menunggu klarifikasi.

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Akhmad Taufiq yang ditemui usai sertijab tampak berbenah dan menyelesaikan tugas terakhirnya di LP3M Unej.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Taufik menyampaikan bahwa dirinya mengungkap data kajian pemetaan bukan dalam rangka melawan pimpinan. Dirinya mengaku legowo dengan keputusan dari Rektor Unej.

"Termasuk jika beliau tidak berkenan atas tindakan yang saya ambil selama menjabat ketua LP3M, itu hak Rektor. Saya selaku kabinet yang ditunjuk menerima apapun keputusan rektor," tegas Taufiq.

Taufiq membantah informasi yang beredar, bahwa dirinya disebut melawan rektor dengan hasil pemetaan. Dosen FKIP Unej ini bahkan mengaku sangat hormat kepada Rektor. Terlebih saat dirinya menjabat sebagai ketua LP3M, pihaknya telah menjalin komitmen bersama Rektor untuk membangun gerakan anti radikalisme.

"Jika penilaian saya melawan rektor berdasarkan rekomendasi yang saya berikan saat festival HAM beberapa waktu lalu, itu tidaklah tepat. Karena berdasarkan salah satu rekomendasi, untuk melawan persebaran paham radikalisme perlu adanya kepemimpinan yang tegas untuk tidak memberikan ruang bagi radikalisme," sambungnya.

"Diksi Kepemimpinan tentu berbeda artinya dengan pemimpin. Sehingga rekomendasi saya tidak dapat dipersempit maknanya hanya sebagai perkataan yang menyerang Rektor Unej," pungkasnya. (jbr1/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...