Kamis, 27 Februari 2020 01:36

Dewan Kunker, Ribuan AKD dan PDI Gresik Urung Demo Hari ini

Selasa, 19 November 2019 11:35 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Dewan Kunker, Ribuan AKD dan PDI Gresik Urung Demo Hari ini
Nurul Yatim bersama M. Bahrul Ghofar saat bertemu Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani, Senin (18/11) kemarin. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ribuan Asosiasi Kepala Desa (AKD) dan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) batal ngeluruk kantor Pemkab Gresik, Selasa (19/11) hari ini. Mereka mengundur jadwal demo terhadap Bupati Sambari Halim Radianto dan DPRD pada Rabu (20/11), besok.

Ketua AKD Kabupaten Gresik, Nurul Yatim kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (19/11), mengatakan dirinya sudah bertemu Ketua DPRD Fandi Akhmad Yani terkait perubahan jadwal demo ini.

"Intinya DPRD tak bisa menemui lantaran tengah ada kunjungan kerja luar daerah (KKLD) di Semarang Senin-Rabu. DPRD baru bisa menemui Rabu siang. Makanya, aksi kami undur Rabu," ungkapnya.

Nurul Yatim menyatakan, bahwa izin aksi ribuan AKD dan PPDI sudah dikantongi dari Polres Gresik. "Soal izin sudah klir, tak ada masalah," urai Kepala Desa Baron Kecamatan Dukun ini.

Diketahui, aksi ribuan AKD dan PPDI ini untuk memprotes pengurangan bantuan keuangan (BK) ke desa berupa Alokasi Dana Desa (ADD). Sebab, pengurangan ADD bisa berimplikasi terhadap sejumlah kegiatan pemerintahan desa (Pemdes), seperti penghasilan tetap (siltap) para perangkat.

Menurut Nurul Yatim, aksi itu juga untuk menagih janji Bupati Sambari yang pernah menjanjikan penggantian kendaraan operasional roda 2. "Namun, faktanya hingga saat ini tak diwujudkan. Padahal, kendaraan yang dipakai perangkat desa bantuan Pemkab Gresik sudah tak layak karena sudah berusia 12 tahun. Saya sudah pernah menghadap kepada Pak Bupati Sambari dan dijanjikan kendaraan operasional berupa mobil. Tapi, tak ada realisasinya," pungkasnya.

Sementara Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan siap menerima dan menampung tuntutan AKD dan PPDI. "Hari Rabu (20/11) sekira pukul 13.00 WIB, kami harus sepakat karena keberadaan pemerintahan desa sangat penting. Saya minta ajak kepala desa dan perangkat untuk datang ke dewan," ujarnya saat dikonfirmasi terkait jadwal demo AKD dan PDI.

"Rapat harus ada keputusan bersama yang memuaskan semua pihak. Anggaran ADD masih ada tahap finalisasi pada R-APBD 2020. Di situ, nanti akan kami naikkan ADD. Termasuk sebelum Perda APBD 2020 dikirimkan ke Gubernur Jatim untuk verifikasi," pungkas politikus muda PKB ini. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...