Kamis, 09 April 2020 16:54

Bonek asal Semampir Akui Memang Ada Bau Sampah di Stadion GBT

Sabtu, 02 November 2019 18:31 WIB
Editor: MMA
Bonek asal Semampir Akui Memang Ada Bau Sampah di Stadion GBT
Yusuf Hidayat (paling kiri), bonek asal Semampir Surabaya saat memback up kesebelasan kesayangannya di Stadion GBT Surabaya. foto: Istimewa/ BANGSAONLINE.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pernyataan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa soal ada aroma sampah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, direaksi pihak Pemkot Surabaya.

Namun salah seorang Bonek, Yusuf Hidayat justru heran dengan reaksi anak buah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma yang terkesan 'kebakaran jenggot' dengan pernyataan Khofifah.

"Memang bau (sampah) kok! Waktu nonton Persebaya lawan PSS Sleman (Selasa, 29/10/2019) bau sampah juga terasa," katanya pada media di Surabaya, Sabtu (2/11/2019).

"Tidak hanya sekali, beberapa kali saya nonton Persebaya, sebelum masuk stadion (bau sampah) sudah tercium," sambung Bonek asli Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Surabaya itu.

Yusuf menegaskan, dirinya tidak dalam posisi membela Khofifah. Tapi sebagai arek Suroboyo dan fans berat Persebaya hanya mengharapkan keseriusan Pemkot Surabaya untuk mengatasi hal tersebut.

"Enggak hanya bau, infrastruktur menuju stadion juga masih kurang bagus, apalagi lahan parkirnya yang masih semerawut," ungkap Bonek yang juga Ketua NU Care-Lazisnu Surabaya tersebut.

Seperti diberitakan, Khofifah sedang menyiapkan sedikitnya empat stadion sebagai opsi GBT untuk calon venue Piala Dunia U-20 di Indonesia tahun depan.

Langkah ini untuk mengantisipasi jika sampai GBT tidak terpilih, lantaran saat Khofifah berkunjung ke stadion tersebut masih tercium aroma sampah. Padahal semangat Khofifah, Jatim harus menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20.

“Maka dari awal saya menyampaikan opsi. Ini kan diajukan 10 titik, salah satunya GBT, tetapi saya sudah ke GBT kalau sore kena angin itu suka aroma sampah,” ujarnya.

“Engko nek pas (nanti kalau) FIFA visit (berkunjung) ke sana, terus pas anginnya itu masuk, ini aroma apa, gitu,” tandas gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Namun pernyataan Khofifah justru membuat pihak Pemkot Surabaya meradang. Bantahan di antaranya dilontarkan Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara dan Kepala Bappeko, Eri Cahyadi.

“Sebenarnya memang aroma sampah di sana, saat tumpukan sampah ini di balik untuk mengeluarkan gas metannya. Tapi saat ada pertandingan ya dipastikan berhentilah pengolahan sampah di lokasi tersebut,” dalih Eri.(tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...