Rabu, 05 Agustus 2020 02:44

Bonek asal Semampir Akui Memang Ada Bau Sampah di Stadion GBT

Sabtu, 02 November 2019 18:31 WIB
Editor: MMA
Bonek asal Semampir Akui Memang Ada Bau Sampah di Stadion GBT
Yusuf Hidayat (paling kiri), bonek asal Semampir Surabaya saat memback up kesebelasan kesayangannya di Stadion GBT Surabaya. foto: Istimewa/ BANGSAONLINE.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pernyataan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa soal ada aroma sampah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, direaksi pihak Pemkot Surabaya.

Namun salah seorang Bonek, Yusuf Hidayat justru heran dengan reaksi anak buah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma yang terkesan 'kebakaran jenggot' dengan pernyataan Khofifah.

"Memang bau (sampah) kok! Waktu nonton Persebaya lawan PSS Sleman (Selasa, 29/10/2019) bau sampah juga terasa," katanya pada media di Surabaya, Sabtu (2/11/2019).

"Tidak hanya sekali, beberapa kali saya nonton Persebaya, sebelum masuk stadion (bau sampah) sudah tercium," sambung Bonek asli Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Surabaya itu.

Yusuf menegaskan, dirinya tidak dalam posisi membela Khofifah. Tapi sebagai arek Suroboyo dan fans berat Persebaya hanya mengharapkan keseriusan Pemkot Surabaya untuk mengatasi hal tersebut.

"Enggak hanya bau, infrastruktur menuju stadion juga masih kurang bagus, apalagi lahan parkirnya yang masih semerawut," ungkap Bonek yang juga Ketua NU Care-Lazisnu Surabaya tersebut.

Seperti diberitakan, Khofifah sedang menyiapkan sedikitnya empat stadion sebagai opsi GBT untuk calon venue Piala Dunia U-20 di Indonesia tahun depan.

Langkah ini untuk mengantisipasi jika sampai GBT tidak terpilih, lantaran saat Khofifah berkunjung ke stadion tersebut masih tercium aroma sampah. Padahal semangat Khofifah, Jatim harus menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20.

“Maka dari awal saya menyampaikan opsi. Ini kan diajukan 10 titik, salah satunya GBT, tetapi saya sudah ke GBT kalau sore kena angin itu suka aroma sampah,” ujarnya.

“Engko nek pas (nanti kalau) FIFA visit (berkunjung) ke sana, terus pas anginnya itu masuk, ini aroma apa, gitu,” tandas gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Namun pernyataan Khofifah justru membuat pihak Pemkot Surabaya meradang. Bantahan di antaranya dilontarkan Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara dan Kepala Bappeko, Eri Cahyadi.

“Sebenarnya memang aroma sampah di sana, saat tumpukan sampah ini di balik untuk mengeluarkan gas metannya. Tapi saat ada pertandingan ya dipastikan berhentilah pengolahan sampah di lokasi tersebut,” dalih Eri.(tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...