Sabtu, 04 Juli 2020 18:51

Cegah Stunting, Pemkot Surabaya Berikan Makanan Tambahan ke 32.351 Anak PAUD

Senin, 21 Oktober 2019 23:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Cegah Stunting, Pemkot Surabaya Berikan Makanan Tambahan ke 32.351 Anak PAUD
Program PMT untuk Anak PAUD.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyasar kepada 893 lembaga dengan total 32.351 peserta didik Pos PAUD Terpadu (PPT). Program yang bertujuan untuk mencegah stunting bagi anak ini, diberikan dalam bentuk kudapan dan bukan makanan pokok, dengan waktu dua kali dalam satu bulan.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Ikhsan mengatakan, pihaknya terus memaksimalkan penerapan program PMT tersebut. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan review kepada pengelola PPT di Surabaya.

“Tujuannya untuk memberi pengetahuan kepada orangtua peserta didik dalam memperbaiki pola makan anak dan meningkatkan kualitas makanan yang sehat dan bergizi,” kata Ikhsan, Senin (21/10/2019).

Menurutnya, pemberian PMT dengan kudapan makanan lokal yang memiliki komposisi gizi seimbang ini sudah sesuai rekomendasi ahli gizi. Sehingga komposisi makanan yang diberikan itu sangat menunjang kesehatan anak.

“Jadi, PPT silakan sampaikan data peserta didik kepada dinas untuk diberi PMT,” ujar mantan Kepala Bapemas dan KB Kota Surabaya ini.

Ikhsan menyebut, saat ini usulan dan pelaporan PMT sudah menggunakan sistem Simpaud. Sehingga pengelola PAUD cukup mengakses laman https://simpaud.dispendik.surabaya.go.id, untuk usulan dan pelaporan. “Tahun 2019, Pemkot Surabaya memberikan PMT kepada 893 lembaga dengan total 32.351 anak,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Masyarakat, Kesenian dan Olahraga Pendidikan (PDKOP) Dispendik Surabaya, Thussy Apriliyandari menjelaskan, tahun 2020 mendatang, Surabaya ditunjuk Dirjen PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai kota percontohan percepatan pencegahan stunting di Indonesia.

“Karena itu, kami memastikan bakal melakukan percepatan, salah satunya melalui program PMT ini,” kata Thussy.

Menurut dia, stunting adalah kumpulan gejala, tidak hanya aspek dari tinggi badan saja, tapi juga aspek-aspek lain. Selain itu, di dalam anak pendek tersebut, juga ada gejala kesehatan kecerdasan yang membuat penyebab stunting, tidak hanya dari makanan, tapi bisa dari kesehatan lingkungan dan lainnya.

“Kita sudah berkeliling ke titik Surabaya, memberikan pelatihan kepada puluhan pengelola Pos PAUD Terpadu (PPT), dalam rangka kegiatan pencegahan stunting,” pungkasnya. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...