Ia juga berharap ke depan program DMI selaras dengan program-program Pemerintah Kota Surabaya. "Karena itu, kami sangat senang Musda kali ini dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kota Surabaya. Dengan demikian kita bisa saling mengisi," tuturnya.
Harapan yang sama juga dikemukakan Roziqi dan Husnul Maram. Roziqi berharap pengurus baru bisa bersinergi dalam melaksanakan 10 program unggulan PP DMI. Termasuk di antaranya menjadikan masjid sebagai pusat layanan kesehatan dengan mendirikan Klinik Pratama bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Husnul Maram berharap DMI ikut menjaga masjid yang ada di Surabaya untuk tidak menjadi tempat penyebaran paham radikalisme. "DMI perlu juga perlu melakukan pembinaan kepada masjid-masjid sekolah, kampus, dan kantor-kantor," tuturnya.
Dalam kesempatan Musda kemarin juga ditandatangani MoU (Memorandum of Understanding) antara DMI Kota Surabaya dengan CIMB Niaga Syariah. Kerja sama itu menyangkut upaya pembinaan manajemen keuangan masjid dan mengenalkan kemudahan berinfak dan bersedekah melalui perbankan.
Karena berjalan lancar, Musda DMI Surabaya yang diagendakan hingga sore hari berlangsung lebih cepat. Sebelum makan siang, Musda sudah tuntas termasuk memilih tim formatur.
"Kami akan melaporkan hasil Musda ini ke Ibu Wali Kota karena ingin program kami nanti selaras dengan program-program Pemerintah Kota Surabaya," tegas Arif Afandi. (dur/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




