Para seniman baik tingkat nasional maupun mancanegara saat tampil di kawasan Goa Selomangleng Gunung Klotok, Kota Kediri. foto: ARIF KURNIAWAN/ BANGSAONLINE
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Untuk menarik wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal, Pemkot Kediri kembali menggelar Seni Budaya Panji di kawasan obyek wisata Goa Selomangleng, Ahad (20/10).
Kearifan lokal di Kota Kediri memang cukup beragam, mulai dari seni budaya, tradisi, hingga kuliner. Salah satunya, cerita panji di Kota Kediri yang menjadi kekayaan dan khazanah budaya perlu dijaga dan dilestarikan.
BACA JUGA:
- Pemkot Kediri Jangkau Calon Siswa Sekolah Rakyat 2026/2027
- Perbarui DTSEN, Pemkot Kediri Pastikan Distribusi Bansos Lebih Tepat Sasaran
- Sambut Studi Tiru dari NTT, Wali Kota Kediri Perkenalkan Pengembangan Tenun Ikat Bandar Kidul
- Peringati Harkitnas ke-118, Wali Kota Kediri Tekankan Literasi Digital Generasi Muda
Apalagi, Kota Kediri beberapa waktu lalu mendapatkan anugerah budaya tingkat nasional dari pemerintah pusat, dan ini seolah menjadikan sebuah kewajiban untuk menjaga dan mengembangkan budaya dan tradisi yang ada di Kota Kediri
Untuk itu, Pagelaran Selomangleng bertajuk Maestik Panji digelar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Kediri di kawasan Gua Selomangleng, dengan menghadirkan beberapa seniman nasional maupun mancanegara.
Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Muhyar mengatakan, pagelaran ini selain mampu menjadi edukasi para pemuda tentang budaya dan tradisi bangsa, diharapakan Kota Kediri memiliki pagelaran yang berskala nasional maupun internasional.
"Selanjutnya ini dapat dikaitkan dengan kegiatan ekonomi, ini akan menjadi sebuah tontonan yang menarik untuk dinikmati sekaligus menggerakan ekonomi masyarakat agar ekonomi bisa tumbuh dan bergerak maju," terang Nur Muhyar.
Dalam pagelaran Selomangleng ini, Disbudparpora mengundang budayawan dan seniman etnik dari dalam dan luar negeri. Dengan kemasan alami dan tradisional, namun dalam pagelaran ini juga masuk unsur-unsur moderen sebagai kolaborasi seni yang ada di Kediri dengan daerah lain serta dari manca negara.
Seniman dan budayawan etnik yang hadir dalam pagelaran Selomangleng ini di antaranya, Andi EsWe, Didik Nini Thowok, Kaori Okada, Alexander B.G, Djarot BD, Igor De Almaida dan beberapa seniman lainnya.
Sedangkan dalam pagelaran ini para seniman mempertunjukkan seni kontemporer, tari topeng, pantonim, drama musikal dan lainnya.
"Untuk konsep tahun ini lebih banyak pada musik yang etnik, kalau tahun lalu pada tari. Ke depan kita akan gali lagi, mungkin apa yang nanti diminati, kita akan buat lebih baik lagi," tandasnya.
Pembukaan Pagelaran Selomangleng dilakukan dengan ritual serta arak- arakan gunungan yang dibawa dari depan Museum Selomangleng menuju depan Goa Selomangleng. (rif/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




