Sabtu, 04 April 2020 06:03

Motivator yang Tampar Pelajar SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang Ditetapkan Tersangka

Sabtu, 19 Oktober 2019 16:28 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Iwan Irawan
Motivator yang Tampar Pelajar SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang Ditetapkan Tersangka
Kapolres Malang Kota AKBP Doni Alexander, saat menggelar perkara Agus Setiawan, motivator yang menampar siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang. foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Motivator Agus Setiawan alias Agus Piranhamas (50) yang melakukan penamparan terhadap 8 pelajar SMK Muhammadiyah, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Malang Kota dan dilakukan penahanan, Jumat (18/10).

Kapolres Malang Kota AKBP Doni Alexander menjelaskan, penetapan tersangka sekaligus penahanan dilakukan setelah ada pelaporan dari orang tua korban berinisial Ak (45), warga Kabupaten Malang.

Diberitakan sebelumnya, kasus penamparan ini sempat viral di media sosial. Penamparan terjadi waktu seminar motivasi kewirausahaan, di SMK Muhammadiyah 2 Malang, Kamis (17/10) lalu. Saat itu, Agus yang merupakan warga Kelurahan Tunjungsekar, Lowokwaru, Kota Malang menempeleng 8 pelajar SMK Muhammadiyah 2 lantaran kesal ditertawakan.

“Penangkapan berlangsung sewaktu tersangka berada di Bandara Juanda Surabaya. Ketika itu (tersangka, Red) dihubungi untuk diminta balik ke Bandara Juanda Surabaya oleh tim penyidik," jelas kapolres saat menggelar rilis pers di Mapolres, Sabtu (19/10).

Kapolres mengatakan, penetapan tersangka sudah sesuai mekanisme. Yakni, dimulai adanya pelaporan, visum et repertum, serta adanya rasa traumatis dari siswa. "Kami melihat ada bukti luka di bibir dan pipi," kata AKBP Doni Alexander, Sabtu (19/10).

Menurut kapolres, tersangka kooperatif selama proses penyelidikan dan penyidikan. Selain itu, juga sudah meminta maaf kepada pihak korban maupun sekolah. "Kami dalam kasus ini masih akan mengembangkan lebih lanjut, apakah ada sekolah lainnya yang mengalami hal sama," beber mantan Kasubdit Satreskoba Polda Metro Jaya.

"Sementara atas perbuatannya, tersangka kami kenakan UU nomor 35 tahun 2014, pasal 80 Jo pasal 351 tentang perlindungan anak dengan ancamannya sampai lima tahun penjara," pungkasnya.

Sementara Agus Setiawan yang saat itu dihadirkan mengaku dirinya khilaf. Meski demikian, ia masih melakukan pembelaan atas sikapnya tersebut. "Sebelumnya saya sudah mengingatkan agar tidak menertawakan jika ada kesalahan," bela Agus.

"Saya pribadi sudah meminta maaf kepada 10 siswa yang saya sakiti tersebut. Saya baru sekali ini seumur hidup (melakukan penamparan), saya merasa khilaf," pungkasnya. (iwa/thu/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...