Senin, 21 Oktober 2019 00:35

Hotel Kumala Menangkan Gugatan Perdata Tudingan Curi Listrik

Kamis, 10 Oktober 2019 22:52 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Ganda Siswanto
Hotel Kumala Menangkan Gugatan Perdata Tudingan Curi Listrik
Hakim yang menyidangkan kasus tudingan pencurian listrik.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Tudingan pencurian listrik yang dilakukan oleh PT. Kumala Jati Puspasari (hotel dan restoran) dinyatakan tidak terbukti. Hal ini berdasarkan hasil sidang putusan perkara gugatan perdata yang digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi, Kamis (10/10/2019).

Dalam sidang yang dipimpin oleh Agus Pancara sebagai ketua hakim, diputuskan bahwa PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur (Jatim) Area Banyuwangi telah melakukan perbuatan melawan hukum.

"Karena memutus jaringan listrik konsumen," ungkap Agus Pancara.

Ada beberapa poin tuntutan pihak hotel yang dikabulkan oleh majelis hakim dalam putusan sidang. Antara lain diputuskan bahwa PT. PLN telah melakukan tindakan melawan hukum dengan memutus jaringan listrik Hotel Kumala.

Hakim memutuskan agar dipasang kembali, menyambungkan, dan mengalirkan listrik hotel Kumala tanpa bersyarat apapun. Menyatakan tidak berlaku penetapan tagihan susulan P2TL sebesar Rp 207.610.083 yang dikeluarkan tergugat untuk penggugat.

Majelis hakim juga mengabulkan tuntutan untuk menghukum tergugat agar membayar uang paksa (dwangsom) atas keterlambatan pemasangan jaringan listrik Hotel Kumala sebesar Rp 500 ribu per hari, setelah putusan ini inkracht.

"Sedangkan tuntutan ganti rugi yang diminta oleh penggugat sejak bulan Desember 2018 sebanyak 46.237.860 per bulan dan kerugian immateriil Rp 1 miliar tidak kami kabulkan," terang Agus dalam persidangan di ruang Garuda kantor PN Banyuwangi.

Sementara itu, gugatan balik yang dilayangkan oleh lawyer PLN ditolak oleh majelis hakim. Hal itu karena pihak PLN tidak bisa menunjukkan bukti yang akurat.

Maka atas keputusan ini, majelis hakim PN Banyuwangi memberikan tenggang waktu 14 hari setelah putusan tersebut dibacakan, apakah keduanya akan melanjutkan gugatan perdata ini ke tingkat selanjutnya.

Saat diwawancarai seusai sidang, Roedi Hariyadi kuasa hukum dari PT. Kumala Jati Puspasari (hotel dan restoran) mengatakan, bahwa kemenangan itu sudah wajar.

"Karena kami sebagai kuasa hukum penggugat sudah dapat membuktikan dalih-dalih gugatan kami. Sedangkan dari tergugat PT. PLN (persero) tidak bisa membuktikan dalih-dalihnya ataupun rekoprensinya, maka patut untuk tidak dikabulkan," tegasnya.

"Terkait ganti rugi yang tidak dikabulkan, kami sebagai kuasa hukum akan mengajukan gugatan lagi. Meskipun sekarang tidak dikabulkan, tetapi dinyatakan tidak ditolak," katanya.

"Apabila tergugat tidak segera menyambung atau melakukan banding, kita tunggu saja bila sudah mempunyai kekuatan mutlak. Kami sebagai lawyer dari Hotel Kumala akan mengadukan perkara ini ke pihak kepolisian. Karena kalau sudah diputus oleh hukum perdata, maka perkaranya tidak perlu diuji materiil lagi," imbuhnya di hadapan awak media. (gda/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...