Jumat, 18 Oktober 2019 16:56

Jemput Pengungsi Wamena Asal Madiun, Bupati Siapkan Pendampingan Hilangkan Trauma

Kamis, 10 Oktober 2019 19:37 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Jemput Pengungsi Wamena Asal Madiun, Bupati Siapkan Pendampingan Hilangkan Trauma
Bupati dan Kapolres Kota Madiun bersama para pengungsi Wamena.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Enam pengungsi dari Wamena, Provinsi Papua warga asal Kabupaten Madiun memilih pulang ke Madiun. Pemkab Madiun memfasilitasi penjemputan dari Bandara Juanda, Sidoarjo menuju Kabupaten Madiun.

Bersama keenam pengungsi tersebut ada satu orang warga asal Kabupaten Ponorogo yang ikut serta. Para pengungsi dijemput tim Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan dan BPBD Kabupaten Madiun. Mereka tiba di Pendopo Muda Graha Madiun, Rabu (9/10/2019) sekitar pukul 22.30 WIB.

"Karena mereka ini warga Kabupaten Madiun kita fasilitasi dengan menjemput," ujar Bupati Madiun H. Ahmad Dawami.

Menurut bupati, tujuh orang yang difasilitasi pulang ke Madiun dan Ponorogo tersebut merupakan bagian dari 17 orang pengungsi Wamena asal berbagai daerah di Pulau Jawa. Mereka pulang ke kampung halamannya dengan menggunakan pesawat komersial. Dari 17 pengungsi tersebut, 10 orang di antaranya asal Kabupaten Madiun.

"Dari Kabupaten Madiun selain enam orang yang dipulangkan ini, sebenarnya masih ada empat orang warga Kabupaten Madiun yang pulang dari Wamena. Namun, empat orang ini memilih bertahan di rumah saudaranya di Sidoarjo," jelasnya.

Bupati menambahkan, selain memfasilitasi kepulangan pengungsi Wamena asal Kabupaten Madiun, pihaknya juga akan memberikan pendampingan agar kejadian kerusuhan di Wamena tidak menimbulkan trauma warganya.

"Pemkab Madiun juga akan menjamin empat pengungsi usia sekolah untuk dapat melanjutkan pendidikannya di Kabupaten Madiun," tegas bupati.

Ketujuh pengungsi tersebut yakni, Firda (15), Fathurohman (16), Arya (9), Fifan (8), Dwi Yanuriyanti, dan Srikarti warga Kabupaten Madiun, serta Hariyanto warga Jetis, Ponorogo.

Sementara, salah satu pengungsi, Dwi Yanuriyanti menyatakan berterima kasih kepada Pemkab Madiun karena telah memfasilitasi pulang ke kampung halaman dengan selamat.

"Senang sekali bisa sampai di Kabupaten Madiun dengan selamat. Nanti anak-anak akan melanjutkan sekolah di Madiun," ujarnya.

Dwi mengaku, berencana akan kembali ke Wamena untuk bekerja setelah kondisi di Wamena membaik. Sedangkan anak-anaknya tetap tinggal dan sekolah di Kabupaten Madiun dengan bantuan dari Pemkab Madiun. (hen/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...