Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat memeragakan bela diri MMA di halaman Mapolres. foto: ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo mendatangkan pelatih bela diri Mixed Martial Art (MMA) untuk membekali ilmu bela diri anggota Polri, Jumat (4/10).
Ratusan anggota Korps Bayangkara Gresik dimpimpin langsung Kapolres melakukan latihan MMA di halaman Mapolres Gresik. Ratusan anggota diberikan pelatihan bagaimana cara praktis dalam menghadapi dan melumpuhkan lawan tanpa harus melukai.
BACA JUGA:
- Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional JIIPE Serahkan Kantor Kepolisian Khusus Kawasan
- Komplotan Maling HP di Warkop Gresik Dibekuk, Satu Penadah Ikut Diamankan
- Perahu Pengangkut Besi Tua Tenggelam di Perairan Pelabuhan Gresik, Satu Tewas Dua Hilang
- Buron hingga ke Malang, Pelaku Pembacokan di Menganti Akhirnya Diringkus Polisi
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menyatakan, sengaja mendatangkan pelatih MMA untuk memberikan tambahan ilmu bagi anggotanya berupa ilmu praktis dalam seni bela diri.
"MMA adalah olahraga kontak badan yang memperbolehkan memakai berbagai teknik dalam pertarungan. Seperti kuncian, pergumulan, tendangan, dan pukulan. Intinya adalah teknik mengunci posisi lawan, dengan melumpuhkan persendiannya," ujar Kapolres di sela-sela mengikuti latihan MMA.
Menurut Kapolres, olahraga MMA lebih simpel, dan bisa dilakukan semua orang tanpa melihat usia. Terlebih, anggota polisi yang sudah memiliki keterampilan bela diri standar kepolisian, sehingga mudah anggota polisi menerima teknik MMA.
"Saya melatih anggota bela diri MMA agar anggota polisi tidak selalu memakai senjata api dalam menindak pelaku kejahatan. Kalau bisa penjahat cukup dibekuk dengan MMA, karena ada teknik melumpuhkan lawan dengan mengunci persendiannya," pungkas dia. (hud/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






