Senin, 14 Oktober 2019 18:57

Pilbup Jember: Mantan Jurkamnas TKN Jokowi Berharap PDIP Tak Berikan Rekom ke Petahana

Jumat, 20 September 2019 12:52 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yudi Indrawan
Pilbup Jember: Mantan Jurkamnas TKN Jokowi Berharap PDIP Tak Berikan Rekom ke Petahana
Habib Ahmad Al Muhdor, Mantan Jurkamnas Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Mantan Jurkamnas Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo ikut buka suara terkait daftarnya Bupati Jember dr. Faida dalam penjaringan Bacabup-Bacawabup yang dibuka oleh DPC PDIP Jember.

Pria yang akrab dipangil Habib Ahmad Al Muhdor yang juga adik kandung ulama besar Jember Habib Sholeh Al Muhdor ini, berharap kepada PDIP untuk tidak memberikan rekom ataupun dukungan kepada bupati petahana dalam Pilbup Jember 2020 mendatang.

"Saya berharap agar PDI Perjuangan tidak merekomendasi patahana, yang selama ini telah gagal memimpin Jember. Selain itu tidak pro rakyat," tegas Habib Ahmad saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Jumat (20/9/2019).

Lebih lanjut, Habib Ahmad mengatakan, selama kepemimpinan Bupati Faida, Jember mengalami banyak kemuduran. "Bahkan kebijakan-kebijakannya dia tidak pro rakyat. Salah satu bukti, saat ini banyak Kepala OPD yang kosong dan dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) yang kewenangannya terbatas. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak optimal dan cenderung menurun," katanya.

Selain itu, ia juga mengungkap ditiadakannya bantuan kepada 711 Pondok Pesantren (Ponpes) yang sudah berjalan sejak 2006 lalu. Tidak hanya itu, sejak Bupati Faida memimpin Jember, honor kepada guru ngaji di Jember yang jumlahnya 27 ribu lebih, dikepras menjadi 13 ribu orang. Bantuan peningkatan kesejahteraan bagi guru honorer tidak terwujud.

Kemudian, ratusan miliar anggaran APBD tidak dibelanjakan (Silpa tinggi), pembangunan puskesmas dan pasar bermasalah, sehingga jadi temuan BPK RI, serta masih banyak lagi kebijakan-kebijakan yang membuat tidak berjalannya roda pemerintahan di Jember.

"Semua permasalahan itu menjadi rapor merah bagi Faida selama 4 tahun menjabat sebagai bupati Jember," katanya.

Oleh karena itu, Habib Ahmad berharap kepada elit PDIP tidak merekomendasi patahana untuk Pilbup Jember 2020. "PDI Perjuangan diharapkan merekomendasi calon yang dikehendaki oleh masyarakat bawah dan memiliki kredibilitas dan kinerja yang mumpuni dalam menjalankan roda pemerintahan di Jember," pungkasnya. (jbr1/yud/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...