Jumat, 18 Oktober 2019 02:14

Kesbangpol Trenggalek Gelar Kewaspadaan Dini

Kamis, 05 September 2019 18:40 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Kesbangpol Trenggalek Gelar Kewaspadaan Dini
Kepala Kesbangpol Trenggalek Widarsono saat menyampaikan sambutan. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Dalam upaya menciptakan kondisi damai di Kabupaten Trenggalek, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Trenggalek menggelar pembekalan anggota forum kewaspadaan dini pemerintah daerah dan forum kewaspadaan dini masyarakat Kabupaten Trenggalek tahun 2019. Acara ini diselenggarakan di hall rumah makan Mekarsari, Trenggalek, Kamis (5/9).

Widarsono Kepala Kesbangpol Kabupaten Trenggalek dalam sambutannya menyampaikan, maksud penyelenggaraan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan sinergi aparat pemerintah daerah dan masyarakat bersama unsur intelegen dan TNI, Polri, BINDA, Kejaksaan, serta imigrasi. Selain itu, juga dalam rangka meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan informasi sebagai bahan masukan dan pertimbangan guna mengambil tindakan yang cepat dan tepat.

Ia juga menyebut tujuan daripada kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan jaringan informasi, koordinasi, dan peran aparat pemerintah, serta masyarakat dalam melakukan pendeteksian dini dan pencegahan dini terhadap ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan terkait situasi dan kondisi yang berkembang saat ini terhadap berbagai permasalahan di masyarakat.

Sementara Komandan Kodim 0806 Trenggalek Letkol Inf Dodik sebagai narasumber kegiatan menyampaikan soal belum ditemukannya solusi dari persoalan yang timbul antar perguruan beladiri. Untuk itu ia berharap agar secepatnya ditemukan solusi agar tidak ada lagi perselisihan antar perguruan beladiri di kabupaten Trenggalek.

Sementara Kapolres Trenggalek AKBP Didit B. W. S dalam kesempatan yang sama mengungkapkan persoalan tanah di sekitar kawasan jalur lintas selatan atau JLS yang kini mulai rawan.

Selain soal JLS, Didit juga menyebut akhir-akhir ini di Kabupaten Trenggalek banyak warga yang mengalami mati secara mendadak, terutama bagi orang orang yang usianya antara 50 hingga 80 tahun. "Dalam sehari sesuai hasil investigasi Polres Trenggalek terdapat 3 orang yang mati," tuturnya. (man/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 18 Oktober 2019 01:53 WIB
SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Komunitas Mahasiswa Generasi Bari Indonesia (GenBI) Jember melakukan penanaman terumbu karang di laut dangkal objek wisata Pasir Putih Situbondo, Kamis (17/10).Selain itu, komunitas mahasiswa penerima beasiswa Bank ...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...