Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Stasiun Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kelas I Juanda, Sidoarjo, Senin (2/9). foto: istimewa/ bangsonline.com
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Untuk mengetahui secara dekat realtime kondisi cuaca, khususnya soal tingginya gelombang laut, curah hujan yang terjadi di Jawa Timur, dan estimasi cuaca ekstrim, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Stasiun Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kelas I Juanda, Sidoarjo, Senin (2/9).
Didampingi Kepala BPBD Jatim Subhan Wahyudiono, dan Kepala Dinas ESDM Setiajid, mantan Menteri Sosial RI itu ingin melihat mekanisme kerja Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kelas I Juanda.
BACA JUGA:
- Cuaca Musim Haji 2026 Hari Ini: Makkah Tembus 41 Derajat, Kelembapan Madinah Cuma 14 Persen
- BMKG Sebut Penyebab Panas Terik karena Posisi Matahari ini
- Cuaca Malang Besok Jumat, 2 Mei 2025: Diperkirakan Berawan dengan Suhu 21-29 °C
- Prof Kiai Asep: Gubernur Khofifah Jalankan Pemerintahan Pakai Referensi, Perhitungan dan Hati-Hati

(Gubernur Khofifah masuk padasalah satu ruang stasiun Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kelas I Juanda, Sidoarjo, Senin (2/9). foto: istimewa/ bangsaonline.com)
Gubernur Khofifah ingin terbangunnya koneksitas terkait informasi-informasi yang berguna bagi masyarakat baik terkait meteorologi, klimatologi maupun geofisika.
"Dengan teknologi yang dimiliki BMKG, diharapkan masyarakat bisa mengakses informasi lebih sering, realtime dan menjadi bagian dari kewaspadaan dan antisipasi bersama terhadap kondisi perubahan iklim," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




