Sabtu, 31 Juli 2021 03:43

Petrokimia Gresik dan Warga Gelar Simulasi Keadaan Darurat Pabrik

Jumat, 30 Agustus 2019 21:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Petrokimia Gresik dan Warga Gelar Simulasi Keadaan Darurat Pabrik
Simulasi evakuasi korban oleh petugas K3 di Pabrik III Petrokimia Gresik. foto: ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - PT Petrokimia Gresik (PG) anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan masyarakat dan aparat kepolisian dalam simulasi Penanganan Keadaan Darurat Pabrik (PKDP) sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi dalam keadaan darurat, Jumat (30/8).

Direktur Produksi (Dirprod) PG, I Ketut Rusnaya menjelaskan, hal ini penting karena kompleksitas bisnis PG yang saat ini memiliki 31 pabrik dengan kapasitas total 8,9 juta ton, baik produk pupuk maupun non pupuk. Sehingga keadaan darurat harus disikapi dengan kesiapsiagaan seluruh pihak, baik internal maupun eksternal. 

"Petrokimia Gresik selalu mengutamakan keselamatan (safety) dalam menjalankan proses bisnis sesuai dengan tata nilai perusahaan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk melihat sejauh mana kesigapan dan tingkat kewaspadaan baik di internal PG, maupun pihak eksternal yang berpotensi terlibat yaitu aparat kepolisian dan warga sekitar, " ujar Ketut.

Lebih lanjut, Ketut menjelaskan bahwa penerapan safety yang optimal mendukung kelancaran proses produksi untuk mewujudkan program transformasi bisnis menjadi perusahaan solusi agroindustri.

BACA JUGA : 

Dukung Pemerintah, Petrokimia Gresik Gelar Vaksinasi Gotong Royong untuk 3.179 Peserta

Gandeng SIG, PG, dan Polres Gresik, KWG Bagikan Daging Kurban kepada Warga Terdampak Covid-19

Petrokimia Gresik Salurkan 107 Hewan Kurban kepada Masyarakat Sekitar

Percepatan Penanganan Covid-19 di Jatim, Satgas TBN BUMN Bantu 9,9 Ton Oksigen Medis

Komitmen PG terhadap penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) juga ditunjukkan melalui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Responsible Care Code, dan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP).

Selain kegiatan ini, edukasi mengenai K3 juga dilakukan PG kepada masyarakat pada perayaan bulan K3 Nasional setiap bulan Februari dengan melibatkan warga sekitar dalam berbagai perlombaan K3.

"Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam simulasi ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat tidak hanya bagi PG, tapi juga dapat diterapkan oleh masyarakat saat terjadi keadaan darurat di mana saja," pungkas Ketut.

Sementara itu, simulasi diawali dengan terjadinya ledakan boiler di Pabrik Asam Sulfat akibat tekanan yang terlalu tinggi dan mengakibatkan kebakaran di tangki solar.

Keadaan darurat ini menyebabkan dua orang karyawan luka parah dan terlepasnya gas SO2 hingga ke masyarakat.

Ledakan pun membuat status keadaan darurat naik menjadi tingkat II dan memicu demo besar-besaran dari masyarakat yang terdampak. 

Sinergi dengan beberapa pihak di luar perusahaan pun dilakukan untuk menangani keadaan darurat ini, salah satunya kepolisian.

Simulasi keadaan darurat kali ini dapat terselesaikan dengan baik dan seluruh korban dapat diselamatkan, waktu yang dibutuhkan pun lebih cepat dari waktu yang diskenariokan. (hud/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...