Kabag Ops Kompol Nur Ali memimpin gelar pasukan Operasi Patuh 2019 di Halaman Mapolres Bangkalan, Rabu (28/08/2019).
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Kapolres Bangkalan diwakili Kabag Ops Kompol Nur Alim memimpin Gelar Apel Operasi Patuh 2019. Apel diikuti oleh Personel Polri-TNI, Dishub, Satpol PP, dan Pelajar di Mapolres Bangkalan, Rabu (28/08/2019)
Menurut Kabag Ops Kompol Nur Alim, operasi patuh kali ini lebih difokuskan pada penegakan hukum tindakan pelanggaran dan tindakan preventif. Operasi patuh 2019 dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019 dan digelar serentak nasional, termasuk di wilayah hukum Bangkalan.
BACA JUGA:
- Tidur di Masjid Jadi Petunjuk, Pencuri Laptop Mahasiswa UTM Dibekuk Polres Bangkalan
- Diduga Tilap Uang Rp1,2 Juta, Mantan Karyawan Klinik di Bangkalan Ngaku Diminta Bayar Rp200 Juta
- ABK Kapal Kargo Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Bangkalan
- Polres Bangkalan Ringkus 5 Mafia Solar, Berawal dari Tumpahan Minyak yang Resahkan Warga
"Operasi Patuh ini sebagai langkah untuk menegakkan hukum di bidang lalu lintas di Kabupaten Bangkalan," kata Kabag Ops.
Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Mohamad Ardi Wibowo menyatakan, ada 8 sasaran prioritas penindakan pelanggaran lalu lintas Operasi Patuh 2019.
Pertama, tidak menggunakan helm SNI. Kedua, tidak menggunakan safety belt. Ketiga, melebihi batas kecepatan. Keempat, mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk. Kelima, menggunakan handphone saat berkendara. Keenam, pengendara di bawah umur. Ketujuh, melawan arus. Kedelapan, menggunakan strobo atau lampu rotator.
Menurut Kasatlantas, tingkat kepatuhan masyarakat Bangkalan dalam berlalu lintas masih minim, dilihat dari seringnya orang tua yang mengantar anaknya tidak memakai helm.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




