Sabtu, 19 Oktober 2019 07:36

Masuk Zona Kuning, DPRD Gresik Minta Pemkab Serius Atasi Kemiskinan

Rabu, 28 Agustus 2019 13:30 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Masuk Zona Kuning, DPRD Gresik Minta Pemkab Serius Atasi Kemiskinan
Salah satu potret kondisi rumah warga miskin di wilayah Ujungpangkah. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik meminta Pemkab serius mengatasi kemiskinan. Sebab, hingga 2019 ini, kota bertabur ribuan industri ini masuk zona kantong kemiskinan di Jawa Timur.

"Ini sebuah ironi. Gresik yang begitu kaya raya ini menjadi salah satu daerah yang masuk zona kantong kemiskinan," ujar Anggota DPRD Gresik, Khoirul Huda kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (28/8).

Menurut Huda, masuknya Gresik di zona kantong kemiskinan berbanding lurus dengan data yang dimiliki Komisi IV. "Waktu itu, Komisi IV mendapatkan data dari Bappeda Provinsi Jatim bahwa kemiskinan di Gresik sudah zona kuning dan mendekati zona merah. Kemiskiman tersebar mulai di wilayah perkotaan hingga perdesaan," ungkap mantan Ketua Komisi IV DPRD Gresik periode 2014-2019 ini.

Berdasarkan data yang dimilikinya, Huda menjelaskan angka kemiskinan di Kota Pudak masih bertengger di kisaran 11,75 - 12,75 persen di tahun 2019. "Karena itu, kami meminta pemerintah serius menanganinya. Angka kemiskinan yang masih tinggi ini harus menjadi PR serius Bupati Sambari dan Wabup Qosim di sisa waktu jabatan yang tinggal 1,5 tahun ini," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Huda juga mengungkapkan bahwa lembaganya selama ini banyak mendapatkan laporan, jika masih banyak masyarakat miskin yang lepas dari pendataan pemerintah. Sebaliknya, masyarakat yang jelas terbilang mampu malah masuk data warga miskin.

"Fakta ini, tak menutup kemungkinan karena lemahnya verifikasi data kemiskinan. Makanya, data kemiskinan harus kembali di-review. Ini semata-mata untuk membuktikan yang benar-benar miskin benar mendapatkan perhatian dari pemerintah. DPRD heran sampai sekarang OPD terkait tak bisa memberikan data valid soal kemiskinan," cetus Sekretaris PPP Gresik ini.

Huda mengklaim jika DPRD selama ini sudah sangat konsen membantu pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan. "DPRD telah membuat peraturan daerah (Perda) tentang penanggulangan kemiskinan yang baru disahkan dalam rapat paripurna. DPRD berharap pemerintah segera meningkatkan penanganan kemiskinan, lebih-lebih pada pemberdayaan ekonomi masyarakat yang masih kurang. Saat ini, masyarakat Gresik pencari kerja masih kesulitan karena banyak orang luar Gresik," pungkasnya. (hud/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...