Minggu, 20 Oktober 2019 14:23

Calon Rais Aam Diusulkan Ahli Fiqh, Sufi, Punya Pesantren Minimal 3000 Santri

Rabu, 07 Agustus 2019 17:29 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Tim
Calon Rais Aam Diusulkan Ahli Fiqh, Sufi, Punya Pesantren Minimal 3000 Santri
Pertemuan para dzuriah (keturunan) pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, Rabu (7/8/2019).

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Para dzuriah (keturunan) pendiri Nahdlatul Ulama (NU) menggelar temu kiai di Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur, Rabu (7/8/2019). Para dzuriah itu antara lain Dr. Ir. KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), cucu pendiri NU Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari, KH Agus Sholahul Aam (Gus Aam), cucu KH A Wahab Hasbullah Tambak Beras dan para kiai lain. Tampak juga mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta dan anggota Dewan Kehormatan Forum Rektor Indonesia, Prof. Dr. Rachmat Wahab, KH Suyuthi Toha, dan kiai-kiai lain.

Puluhan kiai yang hadir dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, dan luar Jawa itu memenuhi undangan Gus Sholah untuk membahas bagaimana caranya dalam pemilihan ketua NU terbebas dari uang atau money politics. "Kalau saya usul bagaimana NU itu tidak pakai uang dan tidak terlibat politik praktis," kata Gus Sholah.

Dalam acara yang disebut Komite Khitah itu,  para kiai membahas berbagai persoalan yang dibagi dalam tiga komisi. Yang menarik dalam komisi organisasi, berkembang usulan tentang syarat dan kriteria calon Rais Aam Syuriah PBNU dalam Muktamar NU yang akan datang.

Ada yang usul calon Rais Aam harus ahli fiqh, sufi, zuhud, wirai, punya wawasan organisasi, dan memiliki pesantren minimal dengan 3000 santri.

"Ini penting agar Rais Aam Syuriah PBNU berwibawa dan bisa menahan hawa nafsu untuk jabatan, karena jabatan Rais Aam itu sakral," kata salah seorang peserta.

Namun, Gus Ishaq dari Pesantren Putri Kuttabul Banat Lasem Jawa Tengah keberatan jika syarat minimal 3000 santri. "Terlalu banyak. 1000 santri saja," kata Gus Ishaq. Karuan saja tawaran Gus Ishaq itu mengundang tawa.

Malah ada peserta yang menggoda. "Gimana kalau 500 santri saja," kata yang lain.

Kriteria calon Rais Aam punya pondok pesantren ini mengemuka, selain agar pimpinan tertinggi NU itu punya wibawa, juga bisa menjaga muruah atau marwah NU. Mengingat, Rais Aam itu pemimpin nasional. "Kalau Rais Syuriah PWNU cukup 2000 atau 1000 santri. Sedang Rais Syuriah PCNU cukup 1000 atau 500 santri," kata peserta yang mengusulkan pentingnya Rais Aam dan Rais Syuriah punya pondok pesantren.

Bagaimana dengan calon ketua umum Tanfidziah PBNU? Ikuti laporan berikutnya di BANGSAONLINE.com. (tim)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...