Kamis, 17 Oktober 2019 23:42

Sekdaprov Heru Saksikan Pemusnahan 50 Kg Narkoba di Polres Tanjung Perak

Rabu, 31 Juli 2019 18:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Sekdaprov Heru Saksikan Pemusnahan 50 Kg Narkoba di Polres Tanjung Perak
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono ikut menyaksikan pemusnahan 50 kilogram narkotika dan obat berbahaya (narkoba) jenis sabu, yang dilakukan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, beserta jajarannya di halaman Mako Polresta KP3 Tanjung Perak.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono ikut menyaksikan pemusnahan 50 kilogram narkotika dan obat berbahaya (narkoba) jenis sabu, yang dilakukan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, beserta jajarannya di halaman Mako Polres KP3 Tanjung Perak, Rabu (31/7) siang.

Tak hanya sekadar menyaksikan, Sekdaprov Heru juga turut berkesempatan memusnahkan sejumlah Barang Bukti (BB) narkoba tersebut ke dalam mesin pembakar milik kepolisian.

Dalam sambutannya, Kaploda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, pemusnahan narkoba tersebut milik sindikat Kecamatan Sokobanah, Kab. Sampang. Narkoba itu dikirim dari Malaysia menuju ke Pontianak, melalui jalur laut, darat, dan udara. Lalu dikirim ke Surabaya, kemudian masuk ke Sokobanah, Madura.

“Dari Sokobanah, baru didistribusi lagi ke beberapa kota. Ada yang kembali lagi ke Jakarta, ke Papua, sementara di Jatim, daerah tujuannya diantarnaya adalah Sampang, Pamekasan, dan Jember. Intinya, didistribusikan sesuai dengan permintaan para bandar yang tersebar di Indonesia," jelasnya.

“Modusnya, dikemas dalam kaleng cat. Barang kiriman dari Tenaga Kerja Indonesia yang ada di Malaysia itu akan dikirim ke sejumlah daerah tersebut. Penyelidikan kasus narkoba ini membutuhkan waktu cukup panjang. Sebab jaringan narkoba internasional ini mengirim barang secara kontinu sampai lima kali,” lanjutnya.

Kapolda Luki menambahkan, pengungkapan narkoba senilai Rp 10 miliar ini, merupakan hasil penyelidikan bersama dengan berbagai pihak, baik kepolisian, bea cukai, BNN, dan TNI yang dimulai sejak bulan Februari 2019 lalu.

Hasil penyelidikan itu menghasilkan fakta, bahwa para pelaku telah mengirimkan barang haram tersebut setiap bulannya. Tercatat, para pelaku mengirimkan barang dari bulan Februari, Maret, April, dan terakhir bulan Juli ini.

Lebih lanjut disampaikannya, menurut informasi tim Bea dan Cukai Tanjung Perak dan kepolisian, pengiriman barang haram ini mencurigakan karena dikemas dalam kaleng cat bekas. “Selain tong, cat bekas, atau sudah pernah dibuka, pengiriman impor barang mencurigakan karena jumlahnya sedikit,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan ini, perwakilan Forkopimda Jatim, KPT Jatim, PJU Polda Jatim, tokoh ulama dan Tokoh masyarakat. (mdr/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...