Rabu, 27 Mei 2020 23:48

Sekdaprov Heru Saksikan Pemusnahan 50 Kg Narkoba di Polres Tanjung Perak

Rabu, 31 Juli 2019 18:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Sekdaprov Heru Saksikan Pemusnahan 50 Kg Narkoba di Polres Tanjung Perak
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono ikut menyaksikan pemusnahan 50 kilogram narkotika dan obat berbahaya (narkoba) jenis sabu, yang dilakukan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, beserta jajarannya di halaman Mako Polresta KP3 Tanjung Perak.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono ikut menyaksikan pemusnahan 50 kilogram narkotika dan obat berbahaya (narkoba) jenis sabu, yang dilakukan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, beserta jajarannya di halaman Mako Polres KP3 Tanjung Perak, Rabu (31/7) siang.

Tak hanya sekadar menyaksikan, Sekdaprov Heru juga turut berkesempatan memusnahkan sejumlah Barang Bukti (BB) narkoba tersebut ke dalam mesin pembakar milik kepolisian.

Dalam sambutannya, Kaploda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, pemusnahan narkoba tersebut milik sindikat Kecamatan Sokobanah, Kab. Sampang. Narkoba itu dikirim dari Malaysia menuju ke Pontianak, melalui jalur laut, darat, dan udara. Lalu dikirim ke Surabaya, kemudian masuk ke Sokobanah, Madura.

“Dari Sokobanah, baru didistribusi lagi ke beberapa kota. Ada yang kembali lagi ke Jakarta, ke Papua, sementara di Jatim, daerah tujuannya diantarnaya adalah Sampang, Pamekasan, dan Jember. Intinya, didistribusikan sesuai dengan permintaan para bandar yang tersebar di Indonesia," jelasnya.

“Modusnya, dikemas dalam kaleng cat. Barang kiriman dari Tenaga Kerja Indonesia yang ada di Malaysia itu akan dikirim ke sejumlah daerah tersebut. Penyelidikan kasus narkoba ini membutuhkan waktu cukup panjang. Sebab jaringan narkoba internasional ini mengirim barang secara kontinu sampai lima kali,” lanjutnya.

Kapolda Luki menambahkan, pengungkapan narkoba senilai Rp 10 miliar ini, merupakan hasil penyelidikan bersama dengan berbagai pihak, baik kepolisian, bea cukai, BNN, dan TNI yang dimulai sejak bulan Februari 2019 lalu.

Hasil penyelidikan itu menghasilkan fakta, bahwa para pelaku telah mengirimkan barang haram tersebut setiap bulannya. Tercatat, para pelaku mengirimkan barang dari bulan Februari, Maret, April, dan terakhir bulan Juli ini.

Lebih lanjut disampaikannya, menurut informasi tim Bea dan Cukai Tanjung Perak dan kepolisian, pengiriman barang haram ini mencurigakan karena dikemas dalam kaleng cat bekas. “Selain tong, cat bekas, atau sudah pernah dibuka, pengiriman impor barang mencurigakan karena jumlahnya sedikit,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan ini, perwakilan Forkopimda Jatim, KPT Jatim, PJU Polda Jatim, tokoh ulama dan Tokoh masyarakat. (mdr/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...