Ibu Korban Penganiayaan Anak SD Datangi Unit PPA Polresta Sidoarjo

Ibu Korban Penganiayaan Anak SD Datangi Unit PPA Polresta Sidoarjo Kuasa hukum dan kedua orangtua anak yang dianiaya saat di halaman Sat Reskrim, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Usai dipukul korban langsung pulang ke rumah dan sempat mengaku akan pingsan. Namun korban tidak berani mengatakan kejadian sebenarnya kepada orangtuanya.

"Jadi, orangtuanya baru tahu setelah beberapa menit kemudian korban didatangi temannya yang juga menjadi korban kekerasan. Korban sempat merasakan pusing-pusing di bagian kepala dan kondisi psikisnya terganggu," tambahnya.

Ia tak habis pikir, kasus yang sudah lama belum juga ada titik terang. Padahal korbannya menimpa kalangan anak-anak. Meski hanya satu dari tiga korban yang memberanikan melapor ke polisi. Pihak keluarga tetap meminta ada kejelasan hukum.

"Kasihan kan mereka (korban), apalagi mereka semuanya anak-anak. Harapan kami kasus ini bisa ada kejelasan," tandasnya.

Sementara ibu korban mengungkapkan bahwa anaknya hanya menjadi sasaran. Pasca terjadinya pemukulan, ia mendatangi rumah terlapor untuk mengklarifikasi terkait perlakuan anaknya ke anak terlapor.

"Waktu itu ada istrinya, saya tanya ke anaknya apakah benar anak saya yang sering membully, ternyata bukan. Itu pengakuan anaknya. Nah, kenapa anak saya yang menjadi sasaran ayahnya. Saya mohon keadilan. Anak saya bukan tandingannya," ujarnya.

Seharusnya, orangtua bisa menjadi penengah bagi anak-anaknya yang sedang bertikai. Ia berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut. (cat/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO