Sabtu, 21 September 2019 10:47

Puput Desty, Siswi SMKN 2 Pacitan yang Mengalami Kelumpuhan Bisa Dapat Fasilitas Ambulans Gratis

Rabu, 24 Juli 2019 10:56 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Puput Desty, Siswi SMKN 2 Pacitan yang Mengalami Kelumpuhan Bisa Dapat Fasilitas Ambulans Gratis
Kepala Dinkes Pacitan dr Eko Budiono saat berkunjung ke rumah Puput Desty, pasien penderita kelumpuhan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Puput Desty, siswi kelas XI APK3 SMKN2 Pacitan yang menderita kelumpuhan, bisa sedikit lega. Itu setelah ada kunjungan dari Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Eko Budiono ke kediamannya di Desa Mlati, Kecamatan Arjosari, Selasa (23/7) petang kemarin.

Eko berjanji akan memfasilitasi ambulans gratis kepada Desty selama masih menjalani rawat jalan di salah satu rumah sakit yang ada di Yogyakarta. "Saat kami berkunjung ke rumahnya, pasien masih berada di Yogyakarta. Saat itu kami bertemu sama Pak Romly, ayah pasien dan Sekdes Mlati, Pak Imam Busrowi," kata Eko, Rabu (24/7).

Menurut Eko, Dinkes akan terus melakukan pemantauan perkembangan pasien. "Kami bukan hanya menyediakan ambulans gratis, namun terus melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit. Pihak keluarga sudah kami berikan penjelasan. Nanti kalau pasien hendak pulang agar menghubungi Dinkes, akan kami jemput. Begitu pun ketika nanti akan kembali kontrol, juga akan kami antar," Jelas Eko seraya menyebutkan slogan pribadinya saat menangani setiap kasus penyakit, yakni "sersan satu" (santai, serius, sampai tujuan).

Sementara itu di lain pihak, Kepala Operasional BPJS Kesehatan Pacitan Sutomo ikut berempati atas derita yang dialami salah satu siswi di SMKN 2 yang menderita kelumpuhan itu. Ia mengaku punya kedekatan emosional dengan anak didik dari sekolah kejuruan negeri tersebut, lantaran hampir setiap kalender pendidikan tak sedikit anak-anak didik yang mengikuti program PSG (pendidikan sistem ganda) di BPJS."Akan tetapi, untuk fasilitasi lainnya, kami tetap mengikuti standar operasional prosedur yang ada. Anak tersebut juga sudah terkafer sebagai kepesertaan kartu Indonesia sehat (KIS)," tutur Sutomo, yang saat itu tengah dinas lapangan ke Tegalombo.

Namun begitu, secara personal ia berencana untuk anjang sana ke kediaman pasien. "Insyaallah akan kami koordinasikan sama rekan-rekan. Kami berencana anjang sana ke kediaman pasien. Ya setidaknya memberikan support bagi pihak keluarga agar senantiasa tabah menerima ujian ini," tandasnya. (yun)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...