Rabu, 21 Agustus 2019 06:31

Dianggap Tak Pro Rakyat, Ratusan Massa Forkot Gresik Demo Kawasan JIIPE

Senin, 22 Juli 2019 16:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Dianggap Tak Pro Rakyat, Ratusan Massa Forkot Gresik Demo Kawasan JIIPE
Massa LSM Forkot ketika demo di JIIPE, Manyar. foto: ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ratusan massa Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Kota (LSM Forkot) menggelar demo di kawasan industri Java integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE), Kecamatan Manyar, Gresik, Senin (22/7) siang.

Mereka mengkritik mega proyek di era Bupati Sambari dan Wabup Qosim tersebut, karena tak pro rakyat.

"Slogan investasi untuk kesejahteraan dan penyerapan tenaga kerja di kawasan industri JIIPE seluas 2,900 hektare lebih yang terintegrasi dengan pelabuhan laut dan hunian dengan konsep kota mandiri hanya untuk kepentingan segelintir orang. Keberadaan JIIPE tak pro rakyat," teriak pendemo.

Kharis S. Faqih, kordinator aksi mempertanyakan keberadaan kawasan industri JIIPE yang hingga kini tak membawa manfaat positif dan berkah bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Seberapa besar tenaga kerja lokal yang terserap seiring perkembangan pengembangan kawasan tersebut? Serta bagaimana kawasan industri JIIPE peduli pada lingkungan hidup? Belum ada data valid yang bisa jadi referensi untuk menjawab pertanyaan tersebut. Satu hal yang pasti dan sering kita dapati di lapangan adalah carut marut sengketa tanah rakyat yang menjadi korban para spekulan dan investor. Banyak tanah rakyat yang belum dibayar 100 persen oleh pihak JIIPE maupun kaki tangannya," jelasnya.

Ia juga mengungkap banyaknya tanah kas desa (TKD) yang masih ada di dalam kawasan JIIPE, serta Kali Mireng yang menyempit akibat dibangunnya bendungan sekitar 200 meter. Tidak hanya itu, keberadaan JIIPE juga dianggap menambah potensi kemacetan dan polusi udara.

"Kondisi ini menjadi pesan kepada kita, bahwa ada masalah sosial yang menyelubungi kawasan industri JIIPE tersebut. Karena itu, kami Forum Kota mendesak kepada Pemerintah Daerah serta Manajemen JIIPE Manyar Gresik untuk menindaklanjuti sejumlah tuntutan," katanya.

(Warga juga menggelar aksi teatrikal saat demo)

Adapun tuntutan yang disampaikan, yakni penuntasan sengketa lahan/tanah rakyat di kawasan JlIPE II, pelibatan tenaga kerja lokal di kawasan JlIPE III, pelestarian lingkungan hidup di wilayah sekitar Kawasan JIIPE IV, serta audit dampak lingkungan akibat pembangunan industri di kawasan JIIPE.

"Kami Forum Kota akan mengelar konsolidasi dengan Ormas, OKP, dan organisasi mahasiswa se-Kabupaten Gresik untuk membangun aliansi bersama demi menyikapi kasus yang ada di kawasan Industri JIIPE," ancamnya.

Sementara hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak manajemen JIIPE terkait demo LSM Forkot.

Sekadar diketahui, lahan tempat berdirinya JIIPE semula adalah kawasan pertanian dan budidaya (penambakan) yang kemudian dialih-fungsikan. Kawasan JIIPE dikembangkan PT. Berkah Manyar Sejahtera (BMS), perusahaan patungan antara PT. Brilian Jasa Terminal lndonesia, anak usaha PT Pelindo (Persero), dan PT. Usaha Era Pertama Nusantara, anak usaha PT Aneka Kimia Raya Corporindo tbk (Akra). (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...