Minggu, 20 Oktober 2019 08:44

Waaah, Ada Pohon Kurma Berbuah di Kediri

Senin, 22 Juli 2019 00:35 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Waaah, Ada Pohon Kurma Berbuah di Kediri
Salah satu pekerja saat membersihkan pohon kurma yang mulai berbuah. foto: ARIF KURNIAWAN/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar buah kurma, pasti identik dengan tanaman ciri khas timur tengah dan menjadi andalan di sana. Namun siapa sangka pohon sejenis Palm ini kini bisa tumbuh dan berbuah di Kabupaten Kediri yang mempunyai iklim tropis.

Adalah KH Mustain Anshori, Pengasuh Pondok Pesantren Pari Ulu di Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, yang sejak 4 tahun lalu mulai mencoba membudidayakan kurma di halaman rumahnya.

"Saya sudah melakukan penelitian dan budidaya kurma sejak 4 tahun terakhir ini dan alhamdulillah mulai menunjukkan hasilnya," ujarnya.

Dia menjelaskan, budidaya pohon kurma yang diberi nama kurma nusantara ini sudah dilakukan beberapa tahap. Dalam tahap pertama kurma yang ia tanam dari biji ini bisa berbuah dalam kurun waktu selama 4 tahun sejak benih mulai ditanam. Sedangkan dalam eksperimen pada tahap dua, pohon kurma bisa berbuah dalam kurun waktu dua tahun.

"Ini masih riset, masih menunggu 1 tahun lagi untuk memastikan ini. Tapi secara fakta saya memiliki 4 pohon yang kurang dari dua tahun sudah keluar mayangnya (bunga). Ini adalah peningkatan dari tahap awal," jelasnya usai seminar ngaji tani di Ponpes Pari Ulu.

Mustain menjabarkan dirinya menanam 14 varietas kurma. Beberapa jenis kurma yang sudah berbuah yakni jenis Ajwa, Ruzeis, dan Madinah. "Ada 14 jenis Kurma, banyak jenisnya. Namun semuanya saya beri nama Kurma Nusantara. Saya tidak tahu apakah di Indonesia ada seperti ini atau bagaimana. Namun semoga kurma ini dapat bermanfaat ke depannya," harap Mustain.

Hingga saat ini kurma hasil budidaya Mustain belum diperjualbelikan. Menurutnya, itu karena masih dalam proses penelitian hingga satu tahun ke depan. Setelah terbukti bisa dikembangkan oleh petani di Indonesia, Mustain baru akan menjualnya, dengan harapan dapat dibudidayakan oleh petani secara massal. (rif/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...