Cabor sepakbola Tuban saat melawan Tulungagung.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Target medali emas Kontingen Tuban yang dibebankan pada cabor sepak bola sementara masih terjaga. Di hari kedua, tim Kabupaten Tuban kembali meraih poin penuh.
Setelah sehari sebelumnya menekuk juara bertahan Tulungagung dengan skor 1:0, Rabu (3/7/2019), tim kebanggaan warga Bumi Wali itu kembali meraih poin penuh setelah dinyatakan menang WO atas tim Banyuwangi, Rabu (3/7).
BACA JUGA:
- Kabel Fiber Optik Semrawut di Tuban, Dewan Dorong Perda Utilitas
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- MA Islamiyah Senori Tuban Wisuda 167 Siswa Prodistik Hasil Kerja Sama dengan ITS
- Polres Tuban Tangani Dugaan Pencurian Patung Dewa di Kelenteng Kwan Sing Bio
Banyuwangi dinyatakan WO karena tak hadir saat pertandingan. Sejumlah pihak terkait sudah berusaha menghubungi tim Banyuwangi, namun tak membawa hasil.
Koordinator lapangan pendamping Tim Banyuwangi Anam saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa tim Banyuwangi memilih tidak datang ke stadion.
Sebab, tim tersebut kekurangan pemain. Sejak awal tim sepakbola Banyuwangi hanya punya 9 pemain, karena hanya 9 pemain yang lolos screening. Saat tanding lawan tim Sidoarjo, tim Banyuwangi juga kalah.
"Jadi, saat main lawan Sidoarjo ya dengan 9 pemain, dan mereka kalah. Kali ini Banyuwangi tidak tanding," ujarnya.
Dari 9 pemain itu, usai laga melawan Sidoarjo ada 2 pemain yang cedera yakni Vikri dan Aldino. Sehingga tim Banyuwangi kekurangan pemain, dan tak memungkinkan untuk bertanding.
"Untuk berapa skornya atas kemenangan WO itu panitia yang menentukan. Namun, kondisi seperti itu," ujar Anam. (wan/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




