Jumat, 07 Mei 2021 22:50

Homo, Perias Pengantin di Tulungagung Cabuli 50 Pelajar

Senin, 01 Juli 2019 22:47 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Anatasia Novarina
Homo, Perias Pengantin di Tulungagung Cabuli 50 Pelajar
Kanit 5 PPA AKP Muhammad Aldy Sulaiman memamerkan tersangka pencabulan dan barang bukti. foto: ANATASIA/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Purwanto alias PRND (33), waria Warga Setonobendo Kec. Karangrejo, Kab Tulungagung diringkus anggota Subdit 3 unit 5 Jatanras Polda Jatim karena menyodomi anak di bawah umur.

Penangkapan yang dipimpin Kanit 5 PPA AKP Muhammad Aldy Sulaiman dilakukan di Tulungagung

"Bahwa Dirkrimum Subdit 3 Jatanras beberapa waktu lalu berhasil mengamankan 1 orang terduga pelaku pencabulan yang mana unik di sini, karena korban ini merupakan sesama jenis dengan pelaku, yakni laki-laki," ungkap Aldy Sulaiman.

Aldy mengatakan, para korban masih bersatatus sebagai pelajar dan masih di bawah umur. "Sementara saat ini masih mengupayakan penyidikan, karena di dalam HP pelaku terdapat beberapa foto pelaku dengan beberapa orang yang diduga sama-sama merupakan anak di bawah umur juga," ujarnya.

BACA JUGA : 

​Paus Fransiskus, Honda, Oreo, Facebook, Coca-Cola, Toyota, Starbucks, Google, Unilever, Dukung LGBT

​Jutawan Gay Rebut Pacar Putrinya, untuk Dikawin

Tanya-Jawab Islam: ​Saya Gay, Ingin Sembuh, Ingin Nikah, Gimana Caranya?

Kapolres Probolinggo Akui Oknum Polisi LGBT Viral di Medsos itu Anggotanya

Menurut pengakuan tersangka sebagaimana disampaikan Aldy, bahwa Purwanto sudah melakukan pencabulan terhadap kurang lebih 50 pelajar, sejak tahun 2004.

"Menurut hasil penyelidikan sementara, pelaku ini melakukan hubungan sesama jenis dari tahun 2004. Dan yang bersangkutan mengatakan kepada kami, sudah melakukan 50 kali kurang lebih melakukan hubungan tersebut," jelas Aldy.

"Nah, sampaj saat ini kami masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengetahui korban-korban berikutnya," imbuhnya.

Dalam melakukan aksinya, tersangka Purwanto merayu korbannya dengan menjanjikan sejumlah uang. "Modus pelaku mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang dengan nilai Rp 100 ribu hingga 150 ribu," terangnya.

Tersangka juga mengaku melakukan sodomi dengan korban yang berbeda-beda. "Korbannya ini berbeda beda menurut pengakuan pelaku," jelasnya.

Adapun perkenalan tersangka dengan korbannya berawal dari bertukar no HP dan WhatsApp.

Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat pasal 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perubahan UU RI. No. 35 tahun 2014 tentang perubahan UURI no. 23 tahun 22 tentang perlindhngan anak dengan anacaman maksimal 15 tahun penjara. (ana/rev)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...