Puing-puing KM Arim Jaya sesaat setelah disapu ombak di perairan Madura.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban meninggal dalam kecelakaan Kapal Motor (KM) Arim Jaya yang tenggelam di perairan Madura bertambah menjadi 17 orang. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Barung Mengera.
"Perkembangan saat ini nahkoda kapal dinyatakan selamat dan korban meninggal ditemukan lagi 1 korban. Jadi korban meninggal saat ini bertambah menjadi 17 orang," kata Barung Mangera, Selasa (17/6).
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
Menurut Barung, kecelakaan tersebut terjadi akibat kapal yang bermuatan penumpang 61 penumpang itu kelebihan muatan. "Kapal itu diduga kelebihan muatan, yang mestinya hanya untuk 31 penumpang ini diisi 61 penumpang," tutur Barung seraya menginformasikan bahwa nahkoda kapal dinyatakan selamat.
Sebelumnya, Barung mengatakan bahwa Polda Jatim telah mendirikan Posko DVI untuk mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan tenggelamnya KM Arim Jaya. "Polda Jatim sudah mendirikan Posko DVI yang tentunya kita bekerja sama dengan Polres setempat," kata Barung Mangera.
Barung mengungkapkan bahwa kendala yang menghambat proses evakuasi saat ini adalah tingginya ombak. "Ombak cukup tinggi, sekarang 2 sampai 3 meter, kita terkendala itu. Kita ada bantuan dari Angkatan Laut dan Polair di sana," tambahnya. (ana/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




