Senin, 23 September 2019 08:54

Jaga Keselamatan Penumpang Saat Mudik, Kru Bus di Terminal Purabaya Periksa Kesehatan

Selasa, 28 Mei 2019 18:09 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Jaga Keselamatan Penumpang Saat Mudik, Kru Bus di Terminal Purabaya Periksa Kesehatan
Para sopir dan kenek bus saat mengikuti pemeriksaan kesehatan.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Menjelang puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 30-31 Mei mendatang, para sopir dan kru bus di Terminal Purabaya Surabaya mengikuti tes kesehatan di Kecamatan Waru, Sidoarjo, Selasa (28/5/2019). Pemeriksaan itu dilakukan oleh tim gabungan terdiri dari anggota Kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo.

Satu persatu sopir serta kenek bus antar kota antar provinsi maupun bus antar kota dalam provinsi diminta menyerahkan sampel urine untuk dites guna memastikan bebas dari obat-obatan terlarang. Mereka juga menjalani tes kolesterol, asam urat, gula darah, tekanan darah, alkohol, sampai pengelihatan.

"Semua pengemudi wajib mengikuti tes kesehatan supaya diketahui apakah dikatakan layak atau tidak mengemudikan bus," kata Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Heri Wahono yang didampingi Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat meninjau lokasi pengecekan.

Selain cek kesehatan kepada sopir dan kenek, armada bus juga turut dilakukan pengecekan. "Pada kendaraan juga kita lakukan pengecekan, apakah layak atau tidak. Yaitu dengan ramp check maupun uji emisi gas buang ini sangat penting sekali karena mereka membawa penumpang cukup banyak, jadi perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi," jelasnya.

Sementara itu, untuk mengamankan arus mudik lebaran, Ditlantas Polda Jatim menyediakan sebanyak 174 pos pengamanan, 49 pos pelayanan dan 86 pos pantau. "Baik di jalan arteri dan jalan tol ada pos pelayanan, pengamanan dan pantau," terangnya.

Mengacu tahun lalu, lanjut Heri, jalur yang rawan kemacetan yakni simpang tiga mengkreng dan simpang empat karang loh. "Kalau rawan kecelakaan lalu lintas masih di jalur pantura," pungkasnya. (cat/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...