Kamis, 19 September 2019 20:34

Diresmikan Khofifah, Nenek Lami Sumringah dapat Aliran Listrik Gratis

Jumat, 24 Mei 2019 21:37 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Eky Nurhadi
Diresmikan Khofifah, Nenek Lami Sumringah dapat Aliran Listrik Gratis
Gubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala ESDM Jatim Setiajid saat di dalam rumah Mbah Lami. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandai menyalanya aliran listrik gratis dari Pemprov Jatim dan Dinas ESDM Jatim di wilayah Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jumat siang (24/5/19).

Rumah sederhana milik pasangan kakek-nenek Lami dan Suratin yang digunakan sebagai tempat seremonial peresmian bantuan listrik gratis. Wajah keduanya terlihat sumringah ketika Khofifah menyalakan miniature circuit breaker (MCB) listrik di rumahnya.

Ini menjadi kali pertama rumah pasangan kakek tua itu bisa mendapatkan aliran listrik. Sebelumnya, rumah Lami bisa mendapatkan aliran listrik dengan menyambungkan alian listrik dari rumah tetangga di sampingnya.

Tak jarang rumah milik mereka sering padam aliran listriknya jika kabelnya tidak terawat. Korslet juga menjadi risiko yang harus mereka tanggung lantaran tidak memiliki suplai aliran listrik sendiri.

"Alhamdulillah. Ini berkah rumah kami bisa dapat listrik. Biasanya ya disumbang kabel listrik dari tetangga. Kalau samping mati ya kami juga nggak dapat listrik," kata Nenek Lami.

Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Gubernur Khofifah yang bahkan secara langsung menyapa dan memberikan instalasi listrik di rumahnya.

"Terima kasih Bu Khofifah. Saya ini tinggalnya ya berdua. Anak cucu sudah punya rumah sendiri. Meskipun rumah jelek begini yang penting nggak merepotkan," katanya.

Lami dan Suratin adalah satu di antara 95 KK di Desa Pesen Kecamatan Kanor dan sebanyak 72 KK di Desa Kasiman Kecamatan Kasiman di Kabupaten Bojonegoro yang mendapatkan bantuan elektrifikasi instalasi listrik rumah tangga dari Pemerintah Jawa Timur.

Selain di Kabupaten Bojonegoro, Pemprov Jawa Timur juga memberikan bantuan elektrifikasi di Kabupaten Situbondo sebanyak 320 KK, lalu di Kabupaten Bondowoso sebanyak 150 KK, di Kabupaten Trenggalek sebanyak 200 KK dan di Kabupaten Pacitan sebanyak 200 KK.

"Saat ini masih ada 564 ribu rumah warga di Jawa Timur yang belum terelektrifikasi. Dalam rencana umum energi daerah, kita menarget tahun depan rasio elektrifikasi Jawa Timur mencapai 98 persen dan tahun 2021 sudah terelektrifikasi semuanya," kata Khofifah.

Pencapaian target elektrifikasi tersebut dikatakan Khofifah akan lebih cepat tercapai jika turut dibantu oleh CSR baik BUMN maupun badan usaha lainnya.

Menurutnya elektrifikasi ini akan menjadi pendorong bagi anak-anak untuk mendukung kegiatan belajar sekaligus juga bagi kegiatan ekonomi rumah tangga.

"Jika sebelumnya masih menggunakan minyak, lalu kehabisan, sekarang sudah bisa tenang, karena sudah teraliri listrik dengan baik," kata Khofifah.

Kepala Dinas ESDM Jawa Timur Setiajit mengatakan, hingga April 2019 rasio elektrifikasi Jawa Timur masih 95,84 persen atau sebanyak 564 ribu warga yang belum bisa menikmati listrik.

Oleh sebab itu Pemprov melakukan upaya penuh untuk bisa melakukan elektrifikasi. Dengan berkoordinasi dengan BUMD, BUMN dan juga PLN, Pemprov melakukan penyaluran instalasi listrik rumah tangga.

"Bantuan jaringan instalasi rumah tangga di tahun 2019 telah dialokasikan sebanyak Rp 1,6 miliar untuk 960 KK. Dengan daya 450 watt di setiap rumah tangga," kata Setiajit.

Selain itu juga ada pulsa token listrik sebesar Rp 303 ribu. Yang jika dengan hitungan biaya listrik Rp 35 ribu per bulan dengan penggunaan listrik standar tiga lampu dan satu stop kontak, maka bisa digunakan sampai tujuh bulan. Selanjutnya warga dihimbau untuk nabung listrik misalnya sehari dua ribu ahir bulan dipakai bayar listrik. (nur/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...