Kamis, 22 Agustus 2019 21:18

Ketua FKUB Lumajang Ajak Masyarakat Tolak Keras People Power

Kamis, 16 Mei 2019 12:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Imron Ghozali
Ketua FKUB Lumajang Ajak Masyarakat Tolak Keras People Power
Ketua FKUB Kabupaten Lumajang, Drs. H. M Khoiri M.Pdi.

LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Pasca Pemilu 2019 usai, tensi panas masih dirasakan oleh masyarakat. Hal ini tak lepas dari adanya ketidakpuasan kelompok tertentu yang merasa dirugikan. Informasi yang beredar di medsos-medsos, diperkirakan akan ada pengerahan massa pada tanggal 22 Mei 2019 di ibu kota Jakarta. Kelompok tersebut sendiri menamakan gerakan mereka sebagai ‘people power’.

Menanggapi hal tersebut, Ketua FKUB Kabupaten Lumajang Drs. H. M Khoiri M.Pdi mengajak masyarakat Indonesia bersikap dewasa. “Setiap kompetisi selalu ada yang menang dan kalah. Sudah seyogyanya warga Negara dari bangsa yang besar ini menerima kekalahan dengan lapang dada. Untuk itu, saya menolak keras People Power, karena People Power merupakan tindakan inkonstituisonal. Pemilu sudah usai, seharunya kita tunggu keputusan resmi dari KPU. Kalau ada kecurangan, laporkan saja ke Bawaslu. Mekanisme yang dibangun sudah tepat, jadi tidak perlu ada People Power,” terangnya.

"Menurut saya pemilu serentak saat ini sudah dilaksanakan dengan transparan dan profesional oleh KPU. Jika masih ada kekurangan dalam perspektif salah satu pihak, ada mekanisme dengan menempuh jalur hukum sebagaimana mestinya, tanpa harus mereduksi nilai-nilai yang telah dicapai oleh masyarakat Indonesia sebagai bangsa dalam pemilu kali ini. Kesuksesan pemilu saat ini merupakan prestasi bagi bangsa Indonesia dan telah diakui oleh negara-negara lain," tutur Khoiri.

Terkait hal ini, Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban S.H., S.I.K., M.M., M.H., bersyukur karena masyarakat Lumajang sudah dewasa dalam berdemokrasi. "Alhamdulillah, masyarakat Lumajang sangat dewasa dalam berdemokrasi. Selama proses pemilu serentak di Kabupaten Lumajang berlangsung aman dan damai. Bahkan semua tahapan perhitungan suara mulai dari PPK sampai tingkat provinsi tidak ada kendala dan pertentangan. Ini menandakan kedewasaan masyarakat Lumajang dalam berdemokrasi," tukasnya. (ron/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...