Kamis, 17 Oktober 2019 08:18

Plt Wali Kota dan Kepala FKUB Kota Blitar Kompak Tolak Gerakan People Power

Selasa, 14 Mei 2019 13:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Plt Wali Kota dan Kepala FKUB Kota Blitar Kompak Tolak Gerakan People Power
Plt. Wali Kota Blitar Santoso.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Plt. Wali Kota Blitar Santoso, menyatakan tidak sepaham dan tidak setuju dengan gerakan people power. Hal ini diungkapkan Santoso di tengah ramainya isu adanya gerakan people power, menolak hasil rekapitulasi Pemilu 2019 oleh KPU.

"Saya tidak mendukung, tidak setuju, dan tidak sepaham dengan isu seperti itu," tegas Santoso, Selasa (14/5/2019).

Menurut dia, penolakan ini memiliki alasan yang cukup kuat. Ia menganggap gerakan seperti itu tidak menenteramkan masyarakat. Sebaliknya, kondisi masyarakat Kota Blitar saat ini justru menghendaki kondisi yang aman dan nyaman.

"Masyarakat Kota Blitar itu menghendaki kenyamanan dan ketenteraman dan tidak begitu terpengaruh isu-isu seperti itu. Untuk itu kami meminta jangan sampai ada provokasi dan masyarakat juga tidak mudah terprovokasi. Apalagi dengan ajakan-ajakan yang tidak berlandaskan hukum," ungkap Santoso.

Menurut Santoso, untuk menyampaikan ketidakpuasan terkait hasil Pemilu 2019 bisa dilakukan dengan cara yang prosedural. Yaitu menggugat melalui Mahkamah Konstitusi (MK). "Tidak perlu membuat gerakan-gerakan yang merusak ketentraman dan keamanan. Semua sudah diatur bahkan jika ada ketidakpuasan bisa menggugat melalui MK," imbuhnya.

Kompak dengan pernyataan Ptl Wali Kota, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Blitar, Abdul Basyid menyatakan hal senada. Pelaksanaan Pemilu 2019 menurutnya sudah berjalan sesuai tahapan dan aturan. Berlangsung secara jujur, adil, demokratis, dan transparan. Sehingga tidak perlu ada gerakan people power yang disebutnya terlalu mengada-ada.

"Kalau tidak puas ya ke MK. Itu sesuai mekanisme," paparnya.

Masyarakat juga diminta bersabar menunggu hasil resmi KPU dan menerima apapun hasil dari KPU.
"Tunggu hasil resmi, dan saya kira apapun hasilnya semua pihak harus terima. Kalau yang tidak terima atau keberatan ya itu tadi sampaikan keberatan itu lewat jalur yang semestinya," pungkasnya. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...