Rabu, 12 Agustus 2020 10:27

Plt Wali Kota dan Kepala FKUB Kota Blitar Kompak Tolak Gerakan People Power

Selasa, 14 Mei 2019 13:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Plt Wali Kota dan Kepala FKUB Kota Blitar Kompak Tolak Gerakan People Power
Plt. Wali Kota Blitar Santoso.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Plt. Wali Kota Blitar Santoso, menyatakan tidak sepaham dan tidak setuju dengan gerakan people power. Hal ini diungkapkan Santoso di tengah ramainya isu adanya gerakan people power, menolak hasil rekapitulasi Pemilu 2019 oleh KPU.

"Saya tidak mendukung, tidak setuju, dan tidak sepaham dengan isu seperti itu," tegas Santoso, Selasa (14/5/2019).

Menurut dia, penolakan ini memiliki alasan yang cukup kuat. Ia menganggap gerakan seperti itu tidak menenteramkan masyarakat. Sebaliknya, kondisi masyarakat Kota Blitar saat ini justru menghendaki kondisi yang aman dan nyaman.

"Masyarakat Kota Blitar itu menghendaki kenyamanan dan ketenteraman dan tidak begitu terpengaruh isu-isu seperti itu. Untuk itu kami meminta jangan sampai ada provokasi dan masyarakat juga tidak mudah terprovokasi. Apalagi dengan ajakan-ajakan yang tidak berlandaskan hukum," ungkap Santoso.

Menurut Santoso, untuk menyampaikan ketidakpuasan terkait hasil Pemilu 2019 bisa dilakukan dengan cara yang prosedural. Yaitu menggugat melalui Mahkamah Konstitusi (MK). "Tidak perlu membuat gerakan-gerakan yang merusak ketentraman dan keamanan. Semua sudah diatur bahkan jika ada ketidakpuasan bisa menggugat melalui MK," imbuhnya.

Kompak dengan pernyataan Ptl Wali Kota, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Blitar, Abdul Basyid menyatakan hal senada. Pelaksanaan Pemilu 2019 menurutnya sudah berjalan sesuai tahapan dan aturan. Berlangsung secara jujur, adil, demokratis, dan transparan. Sehingga tidak perlu ada gerakan people power yang disebutnya terlalu mengada-ada.

"Kalau tidak puas ya ke MK. Itu sesuai mekanisme," paparnya.

Masyarakat juga diminta bersabar menunggu hasil resmi KPU dan menerima apapun hasil dari KPU.
"Tunggu hasil resmi, dan saya kira apapun hasilnya semua pihak harus terima. Kalau yang tidak terima atau keberatan ya itu tadi sampaikan keberatan itu lewat jalur yang semestinya," pungkasnya. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...