Minggu, 19 Januari 2020 00:53

Tekan Inflasi Saat Ramadhan, TPID Kota Kediri akan Gelar Operasi Pasar Murni

Senin, 06 Mei 2019 17:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Tekan Inflasi Saat Ramadhan, TPID Kota Kediri akan Gelar Operasi Pasar Murni
Tim Pengendali inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri usai membahas pergerakan harga kebutuhan saat memasuki bukan Ramadhan di lantai V Bank Indonesia Kediri. foto: ARIF K/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sudah menjadi tradisi saat memasuki bulan Ramadhan, harga kebutuhan mulai bergerak naik, hingga Kota Kediri mengalami inflasi 0,36%. Angka ini lebih tinggi daripada bulan sebelumnya yang tercatat 0,16%. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan segera melakukan operasi pasar murni untuk mengembalikan kestabilan inflasi. 

Inflasi didorong kenaikan harga khususnya bawang putih dan bawang merah, seiring turunnya realisasi impor bawang putih dan berlalunya musim panen bawang merah. Dengan bergeraknya harga pangan di awal Ramadhan, TPID Kota Kediri langsung menggelar koordinasi guna menekan kenaikan angka inflasi di Kota Kediri. Rapat koordinasi dilakukan di Kantor BI Cabang Kediri yang dipimpin Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Ada beberapa poin sebagai penguatan langkah pengendalian ini. Di antaranya optmalisasi dan sinergi peran TPlD dan Satgas Pangan melalui Operasi Pasar Murni (khususnya untuk komoditas strategis, beras, dan telur ayam ras, gula pasir, minyak goreng, bawang putih).

“Operasi Pasar Murni tanggal 7-28 Mei 2019 di 3 Kecamatan atau di kelurahan (jam kerja) dan tempat keramaian (hari Sabtu),” kata wali kota, Senin (6/5).

Selain itu, penambahan pasokan komoditas penyumbang inflasi dilakukan dengan kerja sama pelaku usaha. Seperti peternak, distributor, serta kerja sama perdagangan antar daerah untuk menambah ketersediaan pesokan komoditas pangan strategis. “Untuk memastikan kelancaran distibusi, rencananya datangnya impor bawang putih pada Mei 2019 nanti melibatkan satgas pangan,” tambahnya.

Senada dengan wali kota, Kepala Kantor BI Kediri Husni Hardi mengaku pihaknya akan melakukan sidak ke pasar dan gudang jika diperlukan. Ini untuk memantau kecukupan pasokan bersama satgas pangan dan mengelola ekspektasi mayarakat melalui media briefing, talk show, penayangan lklan Layanan Masyarakat (ILM) dan menggandeng ulama setempat untuk mengajak masyarakat berbelanja bijak.

“Optimalisasi pemanfaatan informasi dan data melalui pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) dan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo). Serta melakukan intervensi terhadap komaditas yang bergerak sampai dengan menjelang ldul fitri,” pungkas Husni Hardi. (rif/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...