Rabu, 19 Juni 2019 12:50

Tekan Inflasi Saat Ramadhan, TPID Kota Kediri akan Gelar Operasi Pasar Murni

Senin, 06 Mei 2019 17:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Tekan Inflasi Saat Ramadhan, TPID Kota Kediri akan Gelar Operasi Pasar Murni
Tim Pengendali inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri usai membahas pergerakan harga kebutuhan saat memasuki bukan Ramadhan di lantai V Bank Indonesia Kediri. foto: ARIF K/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sudah menjadi tradisi saat memasuki bulan Ramadhan, harga kebutuhan mulai bergerak naik, hingga Kota Kediri mengalami inflasi 0,36%. Angka ini lebih tinggi daripada bulan sebelumnya yang tercatat 0,16%. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan segera melakukan operasi pasar murni untuk mengembalikan kestabilan inflasi. 

Inflasi didorong kenaikan harga khususnya bawang putih dan bawang merah, seiring turunnya realisasi impor bawang putih dan berlalunya musim panen bawang merah. Dengan bergeraknya harga pangan di awal Ramadhan, TPID Kota Kediri langsung menggelar koordinasi guna menekan kenaikan angka inflasi di Kota Kediri. Rapat koordinasi dilakukan di Kantor BI Cabang Kediri yang dipimpin Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Ada beberapa poin sebagai penguatan langkah pengendalian ini. Di antaranya optmalisasi dan sinergi peran TPlD dan Satgas Pangan melalui Operasi Pasar Murni (khususnya untuk komoditas strategis, beras, dan telur ayam ras, gula pasir, minyak goreng, bawang putih).

“Operasi Pasar Murni tanggal 7-28 Mei 2019 di 3 Kecamatan atau di kelurahan (jam kerja) dan tempat keramaian (hari Sabtu),” kata wali kota, Senin (6/5).

Selain itu, penambahan pasokan komoditas penyumbang inflasi dilakukan dengan kerja sama pelaku usaha. Seperti peternak, distributor, serta kerja sama perdagangan antar daerah untuk menambah ketersediaan pesokan komoditas pangan strategis. “Untuk memastikan kelancaran distibusi, rencananya datangnya impor bawang putih pada Mei 2019 nanti melibatkan satgas pangan,” tambahnya.

Senada dengan wali kota, Kepala Kantor BI Kediri Husni Hardi mengaku pihaknya akan melakukan sidak ke pasar dan gudang jika diperlukan. Ini untuk memantau kecukupan pasokan bersama satgas pangan dan mengelola ekspektasi mayarakat melalui media briefing, talk show, penayangan lklan Layanan Masyarakat (ILM) dan menggandeng ulama setempat untuk mengajak masyarakat berbelanja bijak.

“Optimalisasi pemanfaatan informasi dan data melalui pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) dan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo). Serta melakukan intervensi terhadap komaditas yang bergerak sampai dengan menjelang ldul fitri,” pungkas Husni Hardi. (rif/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...