Jumat, 23 Agustus 2019 09:03

Ketua dan Sekretaris PAN Kota Malang Ribut Rebutan Suara Partai

Jumat, 26 April 2019 10:22 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Iwan Irawan
Ketua dan Sekretaris PAN Kota Malang Ribut Rebutan Suara Partai
Ketua DPD PAN Kota Malang H Pujianto S.H., M.H, saat memantau perolehan suara di PPK Lowokwaru.

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com- Penghituangan suara hasil Pileg 2019 belum juga tuntas, Ketua DPD PAN Kota Malang H. Pujianto S.H., M.H, dan Sekretarisnya Ditto Arif ribut soal suara partai. Pujianto menuding Ditto menggeser suara partai masuk ke suara caleg atas nama dirinya. Ketua dan Sekretaris PAN Kota Malang ini memang berangkat nyaleg dari dapil yang sama, Kecamatan Lowokwaru.

"Beberapa TPS di wilayah Kecamatan Lowokwaru seperti TPS 16 dan 22 semestinya menjadi suara partai, tapi teralihkan di suara caleg nomor urut 02 (Ditto)," jelas Pujianto saat ditemui di PPK Lowokwaru, Kamis (25/4) kemarin.

"Suara partai ya untuk partai, bukan untuk suara yang lain. Suara itu untuk internal partai dan tidak berpengaruh pada partai lain," tambahnya. Dengan kejadian itu, dia berharap agar penyelenggara Pemilu lebih teliti lagi dan meluruskan perolehan suara yang disampaikan ke para saksi.

"Kondisi itu tidak menutup kemungkinan terjadi di TPS di wilayah Kelurahan lainnya," imbuhnya.

Dikonfirmasi terkait tudingan Pujianto, Ditto Arif menanggapinya dengan santai. Dia menilai kalau sang ketua sedang khilaf. Hal itu karena proses penghitungan masih belum selesai.

"Sekiranya merasa keberatan atau dirugikan, tentunya cukup diajukan ke KPU, PPK, Bawaslu atau Panwascam. Tidak semestinya menyuarakan ke publik, agar situasi tidak semakin meruncing," jawab Ditto.

"Saksi yang ada saat pencoblosan adalah saksi partai, bukan saksi personal (Caleg). Saya sendiri mengelola 232 orang saksi. Ketua mengelola 234 orang, total saksi partai ada 466 orang. Untuk mengamankan suara partai," beber Ditto.

(Sekretaris DPD PAN Kota Malang Ditto Arif, saat dikonfirmasi wartawan di PPK Lowokwaru kota Malang. foto: Iwan Irawan/ BANGSAONLINE)

Ditto menjelaskan jika masalah itu semestinya bisa diselesaikan secara internal. "Yang penting PAN sudah memiliki wakilnya di dewan," pungkasnya.

Sementara Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang Alim Mustofa menyatakan, semua dokumen data awal ada di Plano. "Saya sudah menginstruksikan ke Panwascam, jika ditemukan perbedaan data, bisa di cek di plano. Semuanya sudah tertulis di dokumen data awal yakni di plano," pungkas dia. (iwa/thu/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...