Selasa, 16 Juli 2019 08:00

Kader Gerindra Ditangkap atas Dugaan Money Politic, Polisi: Kalau Uang untuk Saksi Tidak Dini Hari

Selasa, 16 April 2019 18:28 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Anatasia Novarina
 Kader Gerindra Ditangkap atas Dugaan Money Politic, Polisi: Kalau Uang untuk Saksi Tidak Dini Hari
Mobil Kijang Innova yang diamankan petugas dalam penangkapan kader Partai Gerindra di Lamongan. Mobil itu mengangkut uang Rp 1 miliar dan sejumlah atribut partai.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera memberikan keterangan soal penangkapan beberapa kader Partai Gerindra Lamongan dan Surabaya karena diduga terlibat money politic.

Menurut Barung Mangera, dalam penangkapan itu pihaknya menemukan barang bukti berupa uang senilai Rp 1 miliar dan Rp 259 juta.

"Berdasarkan daripada laporan masyarakat, ada dua wilayah yang kita lakukan tangkap tangan terhadap dugaan sementara adanya money politic yang terjadi. Yang pertama itu kita dapati beberapa hal mengenai uang satu miliar," ungkap Barung, Selasa (16/4).

Adapun untuk uang senilai Rp 259 juta, Barung mengungkapkan, diamankan dari wilayah Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya. Sedangkan untuk uang Rp 1 miliar diamankan dari wilayah Lamongan, tepatnya di Barat Terminal Lamongan ketika polisi sedang berpatroli.

Ia menduga, baik uang Rp 1 miliar maupun Rp 259 juta akan dipakai untuk kegiatan politik menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, Rabu (17/4) besok.

(BACA JUGA: Anggota DPRD Lamongan dan Sopir Diamankan Polisi, Bawa Rp 1 M Diduga untuk Money Politics)

Terkait siapa saja yang diamankan dalam kasus ini, Barung belum mau menyebutkan. Namun, ia memastikan bahwa yang ditangkap di Lamongan merupakan dua anggota Caleg Partai Gerindra. Sementara yang ditangkap di Surabaya di antaranya, Ketua DPC Partai Gerindra Tulungagung dan Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim.

"Pengakuan mereka (uang) untuk saksi. Kalau untuk saksi tentunya tidak dilakukan pada pukul 00.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB. Dan, ini sesuai dengan apa yang kita temukan di lapangan," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, polisi melakukan penangkapan terhadap sejumlah kader dan caleg Partai Gerindra pada Selasa (16/4) dini hari. Penangkapan ini dilakukan oleh Polrestabes Surabaya dan Polres Lamongan.

Di Lamongan, polisi melakukan penangkapan di Barat Terminal Lamongan sekitar pukul 00.30 WIB. Sedangkan di Surabaya, terjadi pada pukul 05.00 WIB pagi.

Saat ini penanganan perkara dugaan money politic itu diserahkan ke pihak Bawaslu dan Sentra Gakkumdu setempat sesuai dengan lokasi terungkap. Begitu juga barang bukti uang yang ditemukan. (ana/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...