Selasa, 20 Agustus 2019 02:21

Khofifah berharap KUR Jadi Pintu Masuk Kebangkitan Petani Garam

Minggu, 14 April 2019 18:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Khofifah berharap KUR Jadi Pintu Masuk Kebangkitan Petani Garam
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mendampingi Menko Perekonomian Dr. Darmin Nasution saat penyaluran KUR Garam Rakyat, di Lapangan Bunder, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. foto: ist

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap Kredit Usaha Rakyat (KUR) bisa menjadi pintu masuk kebangkitan petani garam rakyat. Khofifah berharap kejayaan produksi garam di Pulau Madura, khususnya di wilayah Kalianget, Kabupaten Sumenep beberapa tahun yang lalu, dapat kembali naik. 

"Tetesan KUR dan teknologi tepat guna sangat dinantikan oleh petani garam," ungkap Khofifah saat memberikan sambutan pada Penyaluran KUR Garam Rakyat di Lapangan Bunder, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (13/4).

Menurut Gubernur Khofifah menurun produksi garam disebabkan faktor. Walaupun, saat ini Kabupaten Sumenep dan Sampang masih sebagai daerah produksi garam terbanyak di Indonesia.

Masih menurut Gubernur Khofifah, di Jawa Timur terdapat 13 kabupaten/kota yang mempunyai lahan produksi garam cukup luas, di antaranya Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, Kota Surabaya, Probolinggo.

"Saat ini sangat diperlukan pemetaan daerah penghasil garam sehingga menjadi potensi unggulan daerah, dengan menggunakan teknologi tepat guna," ungkapnya.

Selain itu diperlukan juga agar para pengepul garam menentukan standar harga agar harga tetap terjaga dan tidak turun pada waktu-waktu tertentu.

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyampaikan kepada Menko Bidang Perekonomian RI, Dr. Darmin Nasution agar ada kerja sama antara Kemenko Bidang Perekonomian, Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), Perguruan Tinggi atau akademisi dengan harapan kebijakan yang tercipta akan menjadikan sentra-sentra penghasil garam menjadi berlian-berlian laut yang mengungkit kesejahteraan masyarakat garam.

"Mudah-mudahan usaha-usaha yang dilakukan termasuk penyaluran KUR mampu membangkitkan kesejahteraan petani garam," pungkasnya penuh harap.

Sementara itu Menko Bidang Perekonomian RI Dr. Darmin Nasution pada kesempatan itu menjelaskan bahwa pemerintah terus berusaha untuk memperbaiki kebijakan untuk penyaluran KUR demi terciptanya kesejahteraan masyarakat.

Usaha yang dilakukan antara lain yang dulunya petani garam tidak termasuk penerima KUR karena termasuk usaha galian C, tetapi akhirnya dengan kebijakan yang baru mereka bisa mendapatkan kucuran KUR.

Usaha lainnya adalah seluruh pelaku usaha bisa mendapatkan kucuran KUR tanpa melihat jenis usahanya, tanpa agunan, dan dengan bunga yang sangat rendah. Saat ini bunga 7 persen/tahun.
Yang lebih menyenangkan adalah angsuran kredit dapat dibayarkan setelah masa panen tiba.

"Pembiayaan usaha tidak mudah diatasi apabila pembiayaan usaha dari uang sendiri," ungkapnya. (mdr/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...