Senin, 26 Agustus 2019 12:53

Puluhan Pohon Sonokeling di Sepanjang Jalan Tulungagung-Trenggalek Raib

Selasa, 09 April 2019 17:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Puluhan Pohon Sonokeling di Sepanjang Jalan Tulungagung-Trenggalek Raib
Petugas gabungan saat melakukan inventarisasi terhadap pohon sonokeling di Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Puluhan pohon kayu jenis sonokeling di ruas jalan Nasional Tulungagung-Trenggalek dilaporkan hilang oleh masyarakat. Menanggapi hal ini, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan BKSDA Kementerian LHK dan Kantor PPK 21 Wilayah Kediri, serta petugas UPT Dinas Kehutanan Kabupaten Trenggalek turun ke lapangan guna melakukan inventarisasi.

Dari hasil inventarisasi yang dilakukan oleh ketiga institusi tersebut, diketahui bahwa pohon jenis sonokeling yang ditanam puluhan tahun silam di sepanjang ruas jalan Tulungagung-Trenggalek ditebang oleh seseorang tak bertanggung jawab.

"Jadi ini tadi kita melakukan pengecekan. Pengecekan ini kita bagi dua titik yakni ruas jalan Tulungagung-Durenan dan Durenan-Trenggalek. Hasilnya kita dapati 42 kayu sonokeling yang lokasinya di sepanjang ruas jalan tersebut hilang," ungkap Kepala Bidang Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekosistem, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Toat Tridjono saat dikonfirmasi di lapangan, Selasa (9/4).

Toat mengatakan, pengecekan ini dilakukan lantaran sebelumnya pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang menyampaikan bahwa terdapat penebangan pohon di sepanjang pinggir jalan yang perizinannya tidak jelas. Rata-rata pohon yang di tebang itu seluruhnya dari jenis kayu sonokeling.

Menurutnya, keberadaan jenis kayu sonokeling saat ini relatif terbatas dan merupakan jenis kayu langka. Karena masuk dalam kategori jenis kayu langka, maka kayu jenis sonokeling ini banyak dicari orang. Selain itu, katanya kayu jenis sonokeling ini memiliki harga di pasaran yang lebih mahal ketimbang kayu jati.

Ia belum bisa menyampaikan lebih jauh terkait tindakan apa yang akan dilakukan nantinya. Pasalnya, saat ini pihaknya sebatas melakukan inventarisasi, sekaligus pendataan terhadap jumlah pohon kayu sonokeling yang dilaporkan telah hilang.

Sementara berdasarkan keterangan dari petugas UPT Dinas Kehutanan Trenggalek Sumarno, harga kayu sonokeling dengan diameter 30-100 cm bisa mencapai Rp 10 juta untuk satu pohon. "Harga kayu sonokeling dengan diameter 30-100 cm harganya bisa mencapai Rp 10 juta. Jadi, bila 42 kayu sonokeling hilang, tinggal kalikan saja, bisa sampai ratusan juta itu," ungkapnya. (man/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...