Rabu, 21 Agustus 2019 04:30

KH. Cholil AG Diberi Gelar Kyai Sapujagat oleh Cak Nun

Senin, 01 April 2019 00:11 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
KH. Cholil AG Diberi Gelar Kyai Sapujagat oleh Cak Nun
Cak Nun didampingi Muzammil, KH. Abdul Kadir, KH. Mondir, Kapolres Bangkalan AKBP Boby P. Tambunan, S.I.K, dalam Haul KH. Cholil AG ke-25 di PP. Ibnu Cholil Jl. Halim Perdana Kusuma Bangkalan, Minggu (31/03/2019).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan masyarakat dan santri menghadiri Haul KH. Cholil AG yang digelar di PP. Ibnu Cholil, Minggu (31/03/2019) malam.

KH. Imam Buchori sebagai putra dari KH. Cholil AG dan sekaligus Pengasuh PP. Ibnu Cholil menjelaskan bahwa Haul ke-25 kali ini berbeda dari haul-haul sebelumnya. "Biasanya hanya dzikir dan tahlil, saat ini Haul ke-25 dihadiri Cak Nun alias Emha Ainun Najib," kata KH. A. Ridho mewakili KH. Imam Buchori sebagai sohibul bait.

Sementara itu, Cak Nun mengajak masyarakat mengenang kembali kiprah KH. Cholil AG sebagai ulama yang luar biasa dan kharismatik. Menurutnya, KH. Cholil AG bukan hanya ulama Bangkalan atau ulama Madura, melainkan ulama Nusantara.

Bahkan, Cak Nun memberi gelar Sapujagat kepada KH. Cholil AG. "Sapujagat itu ibarat pedang, pangkalnya, dan sekaligus ujungnya sisi tajamnya pedang. Di Indonesia tidak ada Kyai Sapujagat, hanya di Bangkalan Maduara," tutur Cak Nun.

"Kenapa saya beri gelar Sapujagat? Karena tidak ada ulama seperti beliau punya prinsip dan akar pertahanan yang kuat. Serta peran beliau di Madura, dan bahkan di Indonesia," tutur Cak Nun.

Sebelum menghadiri Haul KH. Cholil AG, Cak Nun menyempatkan ziarah ke makbaroh Syaichona Cholil sekaligus ke pesarean KH. Cholil SG dan KH. Kholilurrahman (Lalilur) yang masih satu komplek (area) di makbaroh Syaichona Cholil, Martajasah, Bangkalan. (uzi/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...