Senin, 26 Agustus 2019 12:46

Sempat Di-OTT Bareng Romy, Caleg PPP ini Akhirnya Bebas, Pulang Disambut Tari Pencak Macan

Senin, 18 Maret 2019 18:29 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Sempat Di-OTT Bareng Romy, Caleg PPP ini Akhirnya Bebas, Pulang Disambut Tari Pencak Macan
Abdul Wahab dikalungi bunga, disiram kembang 7 rupa, dan disambut tari pencak macan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Abdul Wahab, Caleg PPP Gresik yang terjaring OTT KPK bersama Ketua Umum PPP Romahurmuzy, akhirnya pulang ke Gresik, Senin (18/3), siang.

Ia dipulangkan setelah sempat dibawa ke kantor KPK usai terjaring OTT di salah satu hotel Surabaya, Jumat (15/3).

Kedatangan Abdul Wahab disambut warga Kebungson Kecamatan Gresik dan para pendukungnya. Ia bak seoarang pejabat, dikalungi bunga dan disambut dengan tari pencak macan khas Lumpur Kecamatan Gresik di barat Puskesmas Alun-alun Gresik.

Kepada sejumlah wartawan, Wahab mengaku bersyukur bisa pulang dan kembali berkumpul keluarga. "Syukur Alhamdulillah," ujarnya.

(Abdul Wahab menceritakan kronologi OTT dirinya bersama Romahurmuziy)

Ia kemudian menceritakan awal mula ikut dibawa KPK dalam OTT Romahurmuzy, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin,, dan Kepala Kemenag Gresik Muh. Muafaq Wirahadi.

Awalnya, cerita Wahab, Kamis (14/3) malam ia ditelepon Muafaq Wirahadi diajak bertemu dengan Romahurmuzy di Hotel Bumi Surabaya. "Kebetulan saya ini kenal akrab dengan Pak Muafaq, dan Pak Muafaq kenal dengan Romy," katanya.

Kebetulan, lanjut Wahab, waktu itu dirinya juga hendak bertemu Romy untuk menyampaikan undangan acara keluarga. "Saya mau undang Romy ke haul KH. Abdullah Faqih Kebungson. Rencananya, Romy mau datang di haul tersebut akhir Maret ini," paparnya.

Wahab dan Muafaq akhirnya berangkat dari Gresik menuju Surabaya pada Jumat (15/3), sekitar pukul 05.30 WIB. "Selama perjalanan, kami tak pernah membahas soal duit yang terkena OTT itu," katanya.

Setelah sampai hotel, Wahab kemudian bertemu Romy di lobi. "Nah, setelah itu saya keluar hotel, sementara Romy masuk hotel. Tak selang lama, ada petugas KPK datang dan menangkap Pak Muafaq dan Romy. Pak Muafak dan Romy, termasuk saya, lalu dibawa ke Polda Jatim," terangnya.

Jumat (15/3) sore, tambah Wahab, ia bersama Romy, Muafaq, Haris Hasanudin (Kepala Kanwil Kemenag Jatim), Sahrur (sopir Muafaq), dan ajudan Romy langsung diterbangkan ke Jakarta menuju gedung KPK. "Saya diperiksa selama 1x 24 jam. Alhamdulillah saya hanya jadi saksi dan dibebaskan," pungkasnya. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...