Minggu, 20 Oktober 2019 03:50

Sempat Di-OTT Bareng Romy, Caleg PPP ini Akhirnya Bebas, Pulang Disambut Tari Pencak Macan

Senin, 18 Maret 2019 18:29 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Sempat Di-OTT Bareng Romy, Caleg PPP ini Akhirnya Bebas, Pulang Disambut Tari Pencak Macan
Abdul Wahab dikalungi bunga, disiram kembang 7 rupa, dan disambut tari pencak macan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Abdul Wahab, Caleg PPP Gresik yang terjaring OTT KPK bersama Ketua Umum PPP Romahurmuzy, akhirnya pulang ke Gresik, Senin (18/3), siang.

Ia dipulangkan setelah sempat dibawa ke kantor KPK usai terjaring OTT di salah satu hotel Surabaya, Jumat (15/3).

Kedatangan Abdul Wahab disambut warga Kebungson Kecamatan Gresik dan para pendukungnya. Ia bak seoarang pejabat, dikalungi bunga dan disambut dengan tari pencak macan khas Lumpur Kecamatan Gresik di barat Puskesmas Alun-alun Gresik.

Kepada sejumlah wartawan, Wahab mengaku bersyukur bisa pulang dan kembali berkumpul keluarga. "Syukur Alhamdulillah," ujarnya.

(Abdul Wahab menceritakan kronologi OTT dirinya bersama Romahurmuziy)

Ia kemudian menceritakan awal mula ikut dibawa KPK dalam OTT Romahurmuzy, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin,, dan Kepala Kemenag Gresik Muh. Muafaq Wirahadi.

Awalnya, cerita Wahab, Kamis (14/3) malam ia ditelepon Muafaq Wirahadi diajak bertemu dengan Romahurmuzy di Hotel Bumi Surabaya. "Kebetulan saya ini kenal akrab dengan Pak Muafaq, dan Pak Muafaq kenal dengan Romy," katanya.

Kebetulan, lanjut Wahab, waktu itu dirinya juga hendak bertemu Romy untuk menyampaikan undangan acara keluarga. "Saya mau undang Romy ke haul KH. Abdullah Faqih Kebungson. Rencananya, Romy mau datang di haul tersebut akhir Maret ini," paparnya.

Wahab dan Muafaq akhirnya berangkat dari Gresik menuju Surabaya pada Jumat (15/3), sekitar pukul 05.30 WIB. "Selama perjalanan, kami tak pernah membahas soal duit yang terkena OTT itu," katanya.

Setelah sampai hotel, Wahab kemudian bertemu Romy di lobi. "Nah, setelah itu saya keluar hotel, sementara Romy masuk hotel. Tak selang lama, ada petugas KPK datang dan menangkap Pak Muafaq dan Romy. Pak Muafak dan Romy, termasuk saya, lalu dibawa ke Polda Jatim," terangnya.

Jumat (15/3) sore, tambah Wahab, ia bersama Romy, Muafaq, Haris Hasanudin (Kepala Kanwil Kemenag Jatim), Sahrur (sopir Muafaq), dan ajudan Romy langsung diterbangkan ke Jakarta menuju gedung KPK. "Saya diperiksa selama 1x 24 jam. Alhamdulillah saya hanya jadi saksi dan dibebaskan," pungkasnya. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...