Jumat, 07 Mei 2021 23:01

​Inilah Upah Pekerja Pelipat dan Sortir Surat Suara Pemilu 2019 di Pamekasan

Kamis, 14 Maret 2019 21:20 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Erry Sugianto
​Inilah Upah Pekerja Pelipat dan Sortir Surat Suara Pemilu 2019 di Pamekasan
Para pekerja saat melakukan sortir dan melipat kertas suara.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Upah pekerja pelipat dan sortir surat suara untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Pamekasan dibayar sesuai dengan berapa banyak jumlah surat suara yang mereka lipat dan sortir.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Pamekasan Moh. Hamzah, pendapatan tiap pekerja tidak sama, tergantung hasil banyaknya mereka melipat dan mensortir.

"Hasilnya setiap hari itu tidak sama. Ada yang berhasil melipat 80 surat suara per harinya dan ada juga yang sampai 100. Pasti beda hasil pendapatan upahnya," ujar Moh Hamzah, Kamis (14/3/2019).

Hamzah berharap, pelipatan dan sortir surat suara sudah selesai pada tanggal 20 Maret mendatang.

BACA JUGA : 

Gandeng Diskominfo Pamekasan, KPU Gelar Safari Demokrasi dan Sosialisasi Bakohumas

Puluhan Petugas Bersenjata Jaga Ketat Penyortiran Kertas Suara di KPU Banyuwangi

KPU Pamekasan Siapkan Ribuan Sertifikat Penghargaan Bagi Tenaga Adhoc

Rekapitulasi di Pamekasan Molor Karena Ada Penggelembungan Suara? Begini Kata Ketua KPU

"Kami selalu komitmen dengan kerja sama yang sudah dibangun oleh KPU dan koordinator para pekerja. Perkara di kemudian hari, misal ada aduan dari pekerja terkait mereka belum dibayar atau terkait sistem hari kerjanya seperti apa, semua itu urusan koordinator," kilah Moh Hamzah.

Pihaknya selalu melakukan controling, dan selalu aktif bertanya langsung kepada koordinator berkenaan dengan kondisi di lapangan.

Sedangkan Dewi Manis Kerengga bagian bendahara pengeluaran KPU Pamekasan menjelaskan, upah para pekerja memang tidak sama, tergantung hasil para pekerja.

"Untuk upah pelipat dan sortir surat suara pemilihan presiden per lembar 62 rupiah, untuk DPD dibayar 83 rupiah, surat suara DPRD Jatim dibayar 96 rupiah, sedangkan surat suara DPRD RI dan DPR kabupaten dibayar 98 rupiah per lembar," ungkap Dewi.

Dewi juga menegaskan, untuk tarif surat suara pihaknya sudah mengikiti aturan dari pusat. Namun perlu digarisbawahi, tarif tersebut juga menyesuaikan dengan kebutuhan di kabupaten.

"Untuk upah para pekerja pelipat dan sortir surat suara akan kita total di akhir, dan akan diberikan setelah pekerjaan selesai," pungkas Dewi. (err/ian)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...