Selasa, 25 Juni 2019 01:37

Kapusjarah TNI: Pacitan Bagian Penting Strategi Perang Gerilya Jenderal Soedirman

Rabu, 13 Maret 2019 20:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Kapusjarah TNI: Pacitan Bagian Penting Strategi Perang Gerilya Jenderal Soedirman
Lokasi syuting di Dusun Ketro, Desa Watukarung, Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Strategi perang gerilya yang dimulai dari kota Yogyakarta hingga Desa Sobo, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan dipimpin oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman. Perang tersebut dilaksanakan mulai bulan Desember 1948 hingga Juli 1949.

Strategi ini dilaksanakan untuk mengulur waktu sekaligus mengonsolidasikan kekuatan perlawanan bersenjata mempertahankan kemerdekaan dari Agresi Militer Belanda II. Dengan demikian, Pacitan menjadi salah satu daerah penting dalam strategi perang gerilya tersebut.

Hal ini disampaikan Kapusjarah TNI Brigjen Prantara Santosa, S.Sos. M.Si. M.Tr.(Han) saat memberikan arahan kepada tim pendamping dan produser Film The East Indies yang berasal dari Belanda di kantor Pusjarah TNI Jakarta, sebelum berangkat menuju lokasi shooting daerah Pacitan, Jawa Timur.

Selain mempunyai kaitan penting dalam sejarah perang kemerdekaan, Pacitan mempunyai potensi wisata pantai yang sangat beragam. "Sehingga kehadiran kru dan kegiatan shooting The East Indies di wilayah ini akan memberikan dampak ekonomi dan pariwisata yang sangat baik bagi Pacitan dan sekitarnya," katanya.

Sementara itu, tim produser yang dihadiri Mr. Andrew David Ernster selaku Commercial Distributor Film The East Indies mengatakan, bahwa film ini rencananya akan diputar secara komersial mulai bulan Maret 2020 di seluruh dunia.

“Kerja Sama aparat pemerintah daerah dalam proses syuting film ini sangat kami hargai dan saya berharap potensi wisata Pacitan dapat terbantu dengan publikasi film ini nanti,” tambahnya.

Tim dari Pusat Sejarah TNI (Pusjarah TNI) dipimpin oleh Kolonel Kav M. Rafi’i selaku Kepala Bidang Umum Pusjarah TNI melaksanakan pendampingan alur sejarah perang kemerdekaan kepada tim produser The East Indies.

Hadir bersama tim pendampingan Pusjarah TNI dalam diskusi dengan tim producer The East Indies, Kepala Desa Watu Karung Wiwid Peni Dwi Antari, Kasdim 0801/Pacitan Mayor Inf Tommy, dan Danramil 0801/12 Pringkuku Pelda Sunaryo. (yun/rev)

Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...