Senin, 22 April 2019 03:58

Kasus Hukuman Sales Oppo, DPRD: Jika Melanggar SOP Laporkan

Minggu, 03 Maret 2019 19:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Kasus Hukuman Sales Oppo, DPRD: Jika Melanggar SOP Laporkan
Ketua DPRD Tuban, Mohammad Miyadi.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Ketua DPRD Tuban, Mohammad Miyadi, angkat bicara menanggapi kasus hukuman atau punishment tak wajar terhadap sales Oppo yang sedang viral. Ia menyarankan kepada korban agar melapor kepada pihak yang berwajib, apabila hukuman tersebut tidak ada dalam standard operating procedure (SOP).

"Perusahan membuat SOP dengan pekerja. Jika punishment tersebut tak sesuai SOP, silakan laporkan pada yang berwajib," ujar Miyadi, Minggu (3/3).

(BACA JUGA: Cerita Sales Oppo yang Mendapat Hukuman Tak Wajar Karena Gagal Target, Kini Lapor Polisi)

Agar kasus tersebut tak terulang, ia mengimbau agar seluruh perusahaan memberikan penjelasan kepada semua karyawannya terkait SOP yang berlaku. Ia meminta agar perusahaan memberikan hukuman sesuai SOP perusahaan, apabila terdapat karyawan yang melanggar.

"Bukan melakukan punishment kepada pekerja dengan seenaknya. Kalau hukumannya tidak SOP, berarti ada pelanggaran," cetusnya.

"Jika ada laporan resmi maka kami akan bertindak. Ke depannya, perusahaan dan pekerja sebaiknya membuat SOP yang jelas. Jika melebihi target, kira-kira apa rewardnya, dan kalau tak target apa hukumannya. Itu harus dijelaskan semua," imbuhnya.

(BACA JUGA: Pulang-pulang Sering Muntah, Ortu Sales Oppo Baru Tahu Hukuman Anaknya Seperti Itu)

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana. Ia turut menyayangkan hukuman tak wajar yang diterima sales Oppo tersebut. Menurutnya, Pemkab Tuban sudah kerap memberikan pembinaan kepada perusahaan, manajemen, dan pekerja, agar menerapkan SOP yang jelas.

"Dengan adanya kasus ini, kami akan mencari infomrasi dan berupaya menyelesaikan masalah ini," tutur mantan Kepala Bappeda ini. (gun/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...