Jumat, 23 Agustus 2019 06:14

Kasus Hukuman Sales Oppo, DPRD: Jika Melanggar SOP Laporkan

Minggu, 03 Maret 2019 19:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Kasus Hukuman Sales Oppo, DPRD: Jika Melanggar SOP Laporkan
Ketua DPRD Tuban, Mohammad Miyadi.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Ketua DPRD Tuban, Mohammad Miyadi, angkat bicara menanggapi kasus hukuman atau punishment tak wajar terhadap sales Oppo yang sedang viral. Ia menyarankan kepada korban agar melapor kepada pihak yang berwajib, apabila hukuman tersebut tidak ada dalam standard operating procedure (SOP).

"Perusahan membuat SOP dengan pekerja. Jika punishment tersebut tak sesuai SOP, silakan laporkan pada yang berwajib," ujar Miyadi, Minggu (3/3).

(BACA JUGA: Cerita Sales Oppo yang Mendapat Hukuman Tak Wajar Karena Gagal Target, Kini Lapor Polisi)

Agar kasus tersebut tak terulang, ia mengimbau agar seluruh perusahaan memberikan penjelasan kepada semua karyawannya terkait SOP yang berlaku. Ia meminta agar perusahaan memberikan hukuman sesuai SOP perusahaan, apabila terdapat karyawan yang melanggar.

"Bukan melakukan punishment kepada pekerja dengan seenaknya. Kalau hukumannya tidak SOP, berarti ada pelanggaran," cetusnya.

"Jika ada laporan resmi maka kami akan bertindak. Ke depannya, perusahaan dan pekerja sebaiknya membuat SOP yang jelas. Jika melebihi target, kira-kira apa rewardnya, dan kalau tak target apa hukumannya. Itu harus dijelaskan semua," imbuhnya.

(BACA JUGA: Pulang-pulang Sering Muntah, Ortu Sales Oppo Baru Tahu Hukuman Anaknya Seperti Itu)

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana. Ia turut menyayangkan hukuman tak wajar yang diterima sales Oppo tersebut. Menurutnya, Pemkab Tuban sudah kerap memberikan pembinaan kepada perusahaan, manajemen, dan pekerja, agar menerapkan SOP yang jelas.

"Dengan adanya kasus ini, kami akan mencari infomrasi dan berupaya menyelesaikan masalah ini," tutur mantan Kepala Bappeda ini. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...