Selasa, 18 Juni 2019 18:45

Kasus Hukuman Sales Oppo, DPRD: Jika Melanggar SOP Laporkan

Minggu, 03 Maret 2019 19:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Kasus Hukuman Sales Oppo, DPRD: Jika Melanggar SOP Laporkan
Ketua DPRD Tuban, Mohammad Miyadi.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Ketua DPRD Tuban, Mohammad Miyadi, angkat bicara menanggapi kasus hukuman atau punishment tak wajar terhadap sales Oppo yang sedang viral. Ia menyarankan kepada korban agar melapor kepada pihak yang berwajib, apabila hukuman tersebut tidak ada dalam standard operating procedure (SOP).

"Perusahan membuat SOP dengan pekerja. Jika punishment tersebut tak sesuai SOP, silakan laporkan pada yang berwajib," ujar Miyadi, Minggu (3/3).

(BACA JUGA: Cerita Sales Oppo yang Mendapat Hukuman Tak Wajar Karena Gagal Target, Kini Lapor Polisi)

Agar kasus tersebut tak terulang, ia mengimbau agar seluruh perusahaan memberikan penjelasan kepada semua karyawannya terkait SOP yang berlaku. Ia meminta agar perusahaan memberikan hukuman sesuai SOP perusahaan, apabila terdapat karyawan yang melanggar.

"Bukan melakukan punishment kepada pekerja dengan seenaknya. Kalau hukumannya tidak SOP, berarti ada pelanggaran," cetusnya.

"Jika ada laporan resmi maka kami akan bertindak. Ke depannya, perusahaan dan pekerja sebaiknya membuat SOP yang jelas. Jika melebihi target, kira-kira apa rewardnya, dan kalau tak target apa hukumannya. Itu harus dijelaskan semua," imbuhnya.

(BACA JUGA: Pulang-pulang Sering Muntah, Ortu Sales Oppo Baru Tahu Hukuman Anaknya Seperti Itu)

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana. Ia turut menyayangkan hukuman tak wajar yang diterima sales Oppo tersebut. Menurutnya, Pemkab Tuban sudah kerap memberikan pembinaan kepada perusahaan, manajemen, dan pekerja, agar menerapkan SOP yang jelas.

"Dengan adanya kasus ini, kami akan mencari infomrasi dan berupaya menyelesaikan masalah ini," tutur mantan Kepala Bappeda ini. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...