Bukti screenshot saldo di rekening salah satu agen BPNT yang tiba-tiba berkurang.
Informasi yang beredar, hilangnya uang di dalam rekening agen penyalur tidak hanya terjadi di Tuban, tapi di seluruh Jawa Timur. Data yang berhasil dihimpun tim BANGSAONLINE.com, di Lamongan ada agen yang kehilangan uang di rekeningnya hingga Rp 20 juta. Begitu juga di kota-kota lain.
Hilangnya saldo di dalam rekening para agen ternyata juga membuat nasabah umum BNI di Kabupaten Tuban resah. Pasalnya, mereka khawatir jika uang di dalam rekeningnya bernasib sama dengan milik agen penyalur BPNT.
"Ya takut mas, kalau uang kami juga ikut hilang. Khawatir mas. Kalau hikang kan kami juga rugi," ujar Lilis, salah satu warga Tuban.
Ia berharap, pihak BNI Tuban lebih profesional terkait polemik yang beredar di masyarakat. Sebab, hal itu bisa membuat masyarakat resah dan enggan menabung lagi di BNI.
"Semoga pihak bank segera menyelesaikan masalah ini, khususnya terkait hilangnya uang agen BPNT," pinta mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi di Tuban ini.
Terkait hilangnya saldo milik agen BPNT, pihak BNI Cabang Tuban belum memberikan komentar. Saat BANGSAONLINE.com mencoba mendatangi kantor BNI Cabang Tuban yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Pimpinan dan Humas sedang ada kegiatan di Bojonegoro.
"Pimpinan dan humas sedang ada kegiatan di Bojonegoro, nanti akan kami kabari. Silakan tinggal nomor," ungkap salah satu petugas BNI yang berada di lantai 2. (gun/red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




